src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 23 Desa Masih Blank Spot, Hambat Program Digitalisasi

23 Desa Masih Blank Spot, Hambat Program Digitalisasi

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Mei 2021 14:50 451 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2021 menjadi semangat untuk terus membangun daerah. Berbagai program pembangunan di Kutai Kartanegara dilaksanakan sesuai dengan semangat zaman.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar, misalnya, terus berupaya mewujudkan pemerataan layanan internet guna mendukung digitalisasi layanan dan program pembangunan.

Tahun ini, masih ada desa di Kukar yang tidak bisa menikmati internet alias blank spot. Desa tersebut terletak di wilayah pelosok.

“Ada 23 desa yang masih blank spot internet, ini menjadi perhatian kita, ” ucap Kadiskominfo Kukar, Bahteramsyah, Kamis 20 Mei 2021, di ruang Vidcon Setkab Kukar.

Bahteramsyah memastikan, persoalan tersebut perlahan akan diurai dan diselesaikan karena sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026.

“Rencananya, tahun ini ada masuk Indosat di Desa Muara Siran Kecamatan Muara Kaman. Jika betul Indosat masuk, maka sisa 22 desa lagi yang masih blank spot, ” ucapnya.

Upaya yang akan dilakukan Diskominfo yaitu dengan meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat agar dibangunkan menara telekomunikasi. Jika tak terpenuhu, maka diupayakan jaringan satelit.

“Kita juga coba upayakan, sinergi dengan desa agar bisa menganggarkan pemasangan jaringan internet, melalui Alokasi Dana Desa (ADD),” jelasnya.

Bahteramsyah memastikan, ke-23 desa yang belum menikmati internet tersebut bakal terhambat dari segi pembangunan karena saat ini semua serba digitalisasi.

“Yang paling berdampak besar, perekonomian sangat lambat di daerah tersebut, ” paparnya.

Sekretaris Daerah Kukar Sunggono menegaskan komitmen Pemkab Kukar untuk melayani 23 desa yang masih blank spot tersebut.

Sebab, program ini menjadi prioritas Bupati Edi Damansyah dan Wabup Rendi Solihin.
“Kita anggarkan tiap tahun, jika tidak tersedia, akan dicarikan melalui dana pusat atau provinsi, yang jelas persoalan tersebut harus selesai dan tuntas. Daerah blank spot tersebut banyak masuk di Kecamatan Tabang,” katanya.

Penulis: Andri
Editor: MH Amal

LAINNYA
x