src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Yuyun Nurhayati. (Andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Meskipun belum masuk masa tahapan Pemilu, KPU punya kewajiban memutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB). Hal ini rutin dilakukan setiap bulan oleh KPU Kutai Kartanegara.
“Kita mulai pemutakhiran DPB 2021 di bulan April dan sudah selesai,” ucap Anggota KPU Kukar, Yuyun Nurhayati, Senin 17 Mei 2021.
Yuyun menambahkan, pemutakhiran data yang dilakukan dengan metode sinkronisasi di beberapa OPD tanpa terjun ke lapangan. Itu karena tidak masuk ke tahapan verifikasi faktual.
“Tujuan pemutakhiran DPB agar didapati data pemilih yang berkualitas untuk disiapkan untuk tahapan pemilu selanjutnya,” jelasnya.
Yuyun mengurai, untuk DPB April 2021 ada tambahan pemilih baru. Jumlah pemilih Kukar sebelumnya berjumlah 488.055 pemilih, sedangkan per akhir April berjumlah 489.956 pemilih. Untuk pemilih pria terjadi penambahan 1.030 orang. Sedangkan pemilih perempuan bertambah 871 orang.
“Total tambahan pemilih di bulan April mencapai 1.901 pemilih, ” sebutnya.
Untuk DPB Mei 2021, Yuyun memperkirakan akan terjadi pengurangan jumlah pemilih. Bisa disebabkan alih status pekerjaan menjadi TNI/ Polri, atau warga yang meninggal dunia.
“Bagi masyarakat Kukar, jika ada keluarga atau saudaranya yang meninggal dunia, bisa lapor ke KPU, dan mengisi formulir keterangan keluarganya ada yang meninggal dunia,” ucapnya.
Demi suksesnya proses DPB, Yuyun mengharapkan dukungan dari berbagai OPD Pemkab Kukar dalam pendataan. Seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil(Disdukcapil), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim), Disdikbud, Pemerintah Kecamatan dan Desa.
“Kita jadwalkan setiap tiga bulan sekali menggelar rapat koordinasi sinkronisasi data dengan lintas OPD dan juga mengundang Kodim Tenggarong dan Polres Kukar, ” pungkasnya. (Andri)