30.8 C
Samarinda
Wednesday, February 28, 2024

Wakil Ketua DPRD Kaltim Klarifikasi Unggahannya di Medsos Terkait Omnibus Law

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun memberikan klarifikasi terkait unggahan di akun media sosial pribadi miliknya yang mengutip Pakar Hukum Universtas Padjajaran (Unpad), Prof. Romli Atmasasminta.

Dalam penggalan unggahan berita di akun pribadinya tertulis bahwa mereka yang tidak paham menganggap UU Cipta Kerja melemahkan dan menyengsarakan rakyat. Padahal UU Cipta Kerja justru melemahkan dan menyengsarakan mafia, maladministrasi, korupsi, suap serta perilaku pemburu rente. Jadi mereka yang demo sebenarnya membela para koruptor bukan membela buruh.

Samsun mengatakan unggahan tersebut beberapa kali sengaja ia tulis di akun pribadinya terkait penolakan Omnibus Law yang oleh kebanyakan kalangan masyarakat dianggap kontroversial.

“Saya mem-posting 1 hasil dari keterangan presiden. Penjelasan terkait 12 hoaks yang beredar di masyarakat. Presiden sudah menjamin bahwa isu itu hoaks,” ucapnya saat ditemui, tadi malam di gedung DPRD Kaltim.

Dirinya juga mengaku mem-posting pernyataan tokoh intelektual terkait sisi lain UU Omnibus Law yang dilakukannya baru-baru ini.

“”Saya juga share tokoh intelektual bahwa UU Omnibus Law jangan diliat dari sisi pekerja. Ada juga sisi yang memutus mata rantai perizinan, kemudian memutus birokrasi sehingga menghilangkan kolusi dan korupsi. Itu juga harus dicermati,” terang Samsun.

Samsun mengganggap bahwa UU Omnibus Law yang baru disahkan oleh lembaga DPR RI memiliki sisi positif dari sekian banyak isu negatif yang liar bergelinding di masyarakat.

“Harus dipahami juga oleh masyarakat Indonesia. Jadi jangan dari sisi negatifnya saja yang dilihat. Tapi sisi positif juga. Banyak hal yang positif sebenarnya,” katanya lagi.

Dia menegaskan, unggahan tersebut adalah murni sikap pribadinya, bukan cerminan sikap sebagai DPRD Kaltim. “Ini taka da kaitannya dengan sikap lembaga. Tapi ini pandangan saya seperti itu. Karena sudah ada penjelasan oleh pihak-pihak yang berkompeten,” imbuhnya.

Penulis: Ningsih

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -