23.5 C
Samarinda
Sunday, May 16, 2021

Bayar Utang, Anggaran Pengadaan Kendaraan Dinas Ditiadakan

HEADLINEKALTIM. CO, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan pada tahun 2021 mendatang, tidak ada alokasi anggaran melalui APBD untuk pengadaan kendaraan dinas baru.

Hal ini ditegaskan Pjs Bupati Moh. Jauhar Efendi saat diwawancarai sejumlah wartawan pada Selasa 13 Oktober 2020. Alasannya, keadaan keuangan daerah ini masih dibebani utang-utang yang harus diselesaikan.

Untuk itu, Jauhar telah memerintahkan kepada Badan Pengelolaa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) segera melakukan pembaharuan data pengguna kendaraan dinas. Pemkab akan menarik kendaraan-kendaraan dinas yang tidak sesuai peruntukkannya.

“Surat sudah saya tandatangani itu untuk penarikan kendaraan dinas. Disampaikan secara orang per orang karena saya kan tidak memiliki data lengkapnya, untuk lebih jelas bisa di cek ke BPKAD,” jelasnya.

Baca Juga  Rumah Sakit Penuh! Hotel Jadi Alternatif Karantina

Jauhar menegaskan tugasnya sebagai Pjs Bupati Kutim adalah memastikan bagaimana roda pemerintahan berjalan lancar. Salah satunya penertiban aset daerah berupa kendaraan dinas.

Baca Juga  Kisah Korban Kebakaran Sebulu, Novie Panik Cari Adik, Tersisa Baju di Badan

“Kita lakukan langkah persuasif pada para pengguna yang sudah tak berhak, sebelum dilakukan penarikan kendaraan dinas.  Pengguna kendaraan tersebut dapat menyerahkannya kembali pada daerah karena ada SKPD hingga Kecamatan, yang tidak memiliki kendaraan operasional,” terang Jauhar.

Penulis: RJ Warsa

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar