34 C
Samarinda
Friday, September 24, 2021

“Turun Gunung”, Ketua MPP PAN Kukar APHK Poeger: Jangan Ganggu Kami Lagi!

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Melihat kondisi internal yang dialami DPD PAN Kutai Kartanegara sudah tidak lagi nyaman usai tahapan pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah, akhirnya Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Kukar APHK Poeger “turun gunung”.

Dia menggelar silaturahmi mendadak dengan para pengurus DPD PAN Kukar, Jumat 11 September 2020 sore, di Rumah PAN Kukar, Jalan Pesut Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong.

“Atas kejadian yang dialami pengurus PAN, membuat saya sebagai Ketua MPP PAN prihatin. Terkait dukungan kepada salah satu Paslon di Pilkada Kukar, itu menjadi kewenangan DPP PAN, kami di daerah hanya menjalankan perintah saja,” ujar APHK Poeger dengan nada tegas.

Kata dia, tugas yang harus dilakukan kader PAN selanjutnya adalah menjelaskan ke masyarakat bahwa PAN hanya menjalankan perintah dari pengurus pusat soal dukungan terhadap bakal pasangan calon di Pilkada Kukar 2020.

Dia meminta kader PAN tidak berbicara soal proses politik yang tidak dketahuinya. Justru, hal ini dikhawatirkan akan semakin menimbulkan kisruh di masyarakat.

“Saya perintahkan, jangan banyak omong ke masyarakat, nantinya bisa terjadi salah persepsi di hadapan publik, sampaikan saja bahwa prosesnya sudah benar,” ujarnya.

Terkait aksi kelompok tertentu yang mendatangi Rumah PAN belum lama ini, Poeger berharap untuk tidak lagi melanjutkan aksinya.

Sebab, pengurus PAN tidak punya masalah dan sekretariat menjadi tempat para pengurus bekerja.

“Bagaimana Ketua Supriyadi dan Sekretaris Aini Farida masuk kantor, kantornya saja disegel. Tolong jangan ganggu PAN lagi, kalau masih ganggu, sama saja mengganggu masyarakat Kukar juga,” jelasnya.

Di akhir silaturahmi tersebut, Poeger juga menyarankan kepada pengurus partai terus bekerja seperti biasa. Parpol merupakan representasi masyarakat.

Tugas Parpol, bebernya, ikut mengedukasi dan mensosialisasikan ke masyarakat soal Pilkada dan hak politiknya.

“Jika nantinya berhadapan dengan kotak kosong, tugas kader PAN adalah bagaimana mensosialisasikan apa yang sudah didukung PAN, ini yang harus kita lakukan,” pungkasnya.

Penulis: Andri

Komentar

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

Komentar