src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Aksi mahasiswa Unmul. (erick) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA– Aliansi Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) menggelar aksi solidaritas terhadap warga Wadas yang mengalami represi akibat menentang pembebasan lahan untuk proyek strategis nasional pembangunan Bendungan Bener serta tambang andesit.
Aksi ini digelar di depan Gerbang Unmul Jalan M. Yamin Kelurahan Gunung Kelua Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, pada Kamis 10 Februari 2022. Mahasiswa menggelar aksi bakar ban di tengah jalan sembari berorasi.
Koordinator aksi Ikzan Nopardi menjelaskan bahwa aksi hari ini merupakan aksi solidaritas terhadap warga Wadas yang mengalami represi oleh sejumlah petugas kepolisian saat aksi menentang pembebasan lahan.
“Kami mengecam represi dan kriminalisasi pihak kepolisian kepada warga Wadas, hentikan aktivitas penangkapan warga serta pendamping hukum di sana,” beber Ketua BEM KM Unmul ini.
“Kami turun hari ini dari berbagai fakultas untuk menyerukan solidaritas untuk warga Wadas,” timpalnya.
Aksi solidaritas ini juga mendorong agar pemerintah menghentikan proyek strategis nasional yang mengancam ruang hidup warga setempat. “Kami juga bersolidaritas untuk menyuarakan pengehentian proyek strategis nasional di Wadas, tujuannya agar mereka dapat mempertahankan ruang hidupnya sendiri,” ujarnya.
Penulis: Erick
Editor: MH Amal