src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Tembus Rp 15.000 Seikat, Kangkung Sempat Pacu Inflasi di Kukar

Tembus Rp 15.000 Seikat, Kangkung Sempat Pacu Inflasi di Kukar

2 minutes reading
Monday, 15 Dec 2025 17:45 154 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Di balik nikmatnya sayur kangkung, ternyata komoditas satu ini sempat mempengaruhi tingkat inflasi di Kutai Kartanegara. Hal tersebut disampaikan Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fahdianur Diani, Senin 15 Desember 2025.

“Kangkung sempat tembus harga Rp 15.000 per ikat, sekarang sudah kembali normal di kisaran Rp 5.000 per ikatnya,” ucap Ahyani.

Penyebab turunnya harga kangkung, kata dia, karena gerakan ketahanan pangan sudah berjalan dengan baik di Kukar. Selain kangkung, cabai dan beras turut menjadi penyebab inflasi di Kukar.
“Kukar sudah siapkan lima kecamatan sebagai sentra pengembangan beras, meliputi Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Loa Janan dan Sebulu,” jelasnya.

Kukar, sebut Ahyani, sudah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat sebagai daerah yang berhasil mengendalikan inflasi selama 3 tahun berturut-turut. “Karena tim pengendali Inflasi daerah kami berjalan maksimal, dan aktif gelar Rakor penanganan,” ucapnya.

Plt Kadis Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah menjelaskan harga kangkung melambung tinggi karena permintaan banyak sedangkan pasokan sedikit.

Guna mengendalikan Inflasi, Disperindag rutin menggelar operasi pasar murah komoditas tertentu, seperti beras, gula, minyak goreng dan gas 3 Kg. Untuk tahun ini, sudah 80 kali menggelarnya di 80 lokasi se-Kukar. “Tahun depan, tetap kita rencanakan lagi,” jelasnya.

Terkait menstabilkan harga sayur mayur di masyarakat, lanjut dia, memang menjadi ranah Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Harga komoditas pangan, sebut Fathullah, dalam momen-momen tertentu juga bisa alami kenaikan harga.

“Seperti saat ini, jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga sembako sedang naik, nanti setelah Nataru, harga kembali normal lagi,” pungkasnya.(Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x