23.9 C
Samarinda
Sunday, May 16, 2021

Syafruddin: Pansus LKPJ Gubernur Tegas Tegakkan Sanksi dan Rekomendasi

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin mengungkap, Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur akan memberikan rekomendasi dan sanksi tegas kepada Kepala OPD yang belum mampu menterjemahkan secara utuh apa yang tertuang dalam dokumen RPJMD.

“Kita tunggu yang pasti Pansus LKPJ, pola kerjanya agak tegas dan akan memberikan sanksi serta rekomendasi tegas kepada Kepala OPD yang memang ternyata belum mampu menterjemahkan secara utuh, apa yang menjadi dan yang tertuang dalam dokumen RPJMD,” ujarnya pada awak media usai menghadiri hearing Komisi III DPRD Kaltim di Gedung E lantai I.

Dia mengatakan, Pansus LKPJ Gubernur DPRD Kaltim saat ini telah merampungkan dokumen serta hasil penelusuran di lapangan terkait dengan kerja-kerja Pemprov Kaltim periode 2020.

Legislatif dari Fraksi PKB ini mengatakan, tim Pansus LKPJ Gubernur telah membuat beberapa catatan penting. Diantaranya, capaian kinerja Pemprov Kaltim di tahun pertama hingga tahun ke tiga di kepemimpinan Isran Noor masih belum maksimal.

“Ini sudah memasuki tahun ke 3 pak Gub, maka kita betul-betul melakukan, mengecek dan kroscek Visi Misi Isran-Hadi yang tertuang dalam RPJMD dan Visi Misi Kaltim Berdaulat, dengan 5 misinya dan 6 skala prioritas. Kami mengkoneksikan, betul tidak program Dinas ini, sesuai tidak dengan visi misi,” terangnya.

Syafruddin menilai visi misi RPJMD Kaltim Berdaulat dengan kenyataan di lapangan masih jauh dari harapan. Ini terlihat dari hasil kunjungan kerjanya dengan Pansus.

Baca Juga  Jangan Abaikan Infrastruktur Dasar, Pemprov Kaltim Diharapkan Capai Target Pembangunan di RPJMD

Karena itu, Pansus ini agar tegas rekomendasi bagi Kepala OPD yang tidak mampu mengejar target yang tertuang dalam RPJMD.

“Rekomendasinya nanti misalnya Kepala OPD “A” untuk diganti. Dan sebaliknya, Kepala OPD yang berprestasi dan program kerjanya sesuai dengan isi kandungan RPJMD, kita kasih reward penghargaan,” sambungnya.

Namun saat ditanya OPD mana saja yang berprestasi, justru Syafruddin mengatakan, tim Pansusnya menilai hingga sejauh ini belum ada OPD yang kinerjanya maksimal.

Baca Juga  Jangan Abaikan Infrastruktur Dasar, Pemprov Kaltim Diharapkan Capai Target Pembangunan di RPJMD

“Sejauh ini belum ada OPD yang maksimal kinerjanya, ini hasil kami di lapangan. Kami kroscek data-data yang mereka sampaikan, ini soal laporan tahunan. Sangat sulit diwujudkan Kaltim Berdaulat jika dilihat dari kinerja dan capaian yang mereka kerjakan di tahun pertama, kedua dan ketiga pemerintahan Isran,” bebernya.

Terkait kemungkinan adanya revisi pada isi RPJMD, Syafruddin justru mengaku sampai saat ini DPRD Kaltim belum menerima konfirmasi terkait dari Pemprov Kaltim soal dokumen perubahan RPJMD.

“Sampai hari ini saya belum tahu RPJMD ini jadi direvisi atau tidak, karena prinsipnya DPRD menunggu saja ketika dokumen perubahan RPJMD itu masuk ke DPRD, pasti kita kaji dengan Pansus. Tapi sampai ini belum ada. Menurut saya, perubahan RPJMD ini hanya sebatas wacana. Sekarang belum ada langkah kongkrit, karena kalau kongkrit, pasti mereka ajukan ke DPRD,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Ningsih

Editor: Amin

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar