src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bendahara Nasdem Kaltim Saefuddin Zuhri. (Ningsih)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA –Pergantian kursi Ketua DPD Partai Nasdem Kukar Marwan sepertinya bukan sekadar isu semata. Ditemui Headlinekaltim.co usai rapat Paripurna DPRD Kaltim, Bendahara DPW Partai Nasdem Kaltim Saefuddin Zuhri, walaupun tidak secara langsung membenarkan rencana penggantian tersebut memberikan sinyal adanya pergantian.
“Mungkin 90 persen itu informasi yang berkembang begitu kayaknya. Tapi kita tunggu saja pernyataan Ketua DPW Nasdem,” ujar anggota DPRD Kaltim ini.
“Saya kira, kalau itu untuk kebaikan partai, kemajuan partai atau demi istilahnya mengenalkan partai pada masyarakat Kukar, ya tidak apa-apa,” sambungnya.
Dikatakannya, dalam waktu dekat ini, DPW Partai Nasdem Kaltim akan memberikan tanggapan terkait hal tersebut.
“Kabar yang isinya penggantian Ketua DPD Kukar, ya kita tunggu saja nanti benar atau tidaknya. Itu semua tidak lama lagi akan ada kabar yang lebih benar lagi. Nanti secara detail mungkin Sekjen DPW yang menyampaikan bener atau tidaknya pergantian,” katanya.
Dia menyebut, mendekati Pemilu serentak pada 2024 mendatang, seluruh kader partai politik didorong untuk all out guna mendulang suara. Jadi, ketika terjadi penyegaran pada komposisi pengurus, pasti dianggap hal yang lebih baik.
“Persiapan juga ini di 2024 untuk mendulang suara yang banyak, itu pasti. Karena semua partai harus all out untuk kegiatan menghadapi 2024,” katanya.
“Kalau Pilkada mau disegarkan lebih fresh lagi. Itu kan istilahnya kalau partai harus mencari yang fresh, segar dan suara yang banyak,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, berembus isu kepemimpinan Marwan, salah satu politisi senior, akan di-reshuffle oleh DPP Nasdem. Nama pengganti yang mencuat adalah sosok Awang Yacoub Luthman. Kehadiran pria yang gagal maju di Pilkada Kukar 2020 lalu sebagai kader Nasdem, tampaknya mengusik ketenangan Marwan. Sejak isu panas pergantian ketua tersebut berhembus, Marwan merencanakan akan mengundurkan diri.
“Insya Allah, saya akan ajukan pengunduran diri dari Ketua Nasdem Kukar,” ucap Marwan, Senin 26 Desember 2022, kepada Headlinekaltim.co.
Terpisah, Sekretaris Nasdem Kukar, Arifani mengakui sudah mendengar rencana ketuanya mengundurkan diri. Namun, dirinya berharap Marwan mengurungkan niat itu.
“Kalau beliau tetap keukeuh mengundurkan diri, kami tidak bisa berbuat banyak juga. Tapi, kan ini baru isu saja, kita lihat saja nanti dalam waktu dekat ini,” ucapnya.
Soal isu bakal digantinya Marwan dengan Awang, di internal Nasdem Kukar sudah mengetahui isu ini sejak lama. “Gelagatnya, saat info kepindahaan AYL dari PKB ke Nasdem, akhirnya berhembus isu akan ada pergantian saudara Marwan,” sebutnya.
Kegaduhan politik yang mendera Nasdem Kukar membuat kader yang siap perang di Pemilu 2024 mulai kocar-kacir. Bahkan, beberapa pengurus Nasdem sudah ada yang mengundurkan diri.
“Beberapa bakal Caleg juga ada beberapa yang mundur dari Nasdem,” ucapnya.
Kalau Marwan tidak lagi memimpin Nasdem Kukar, kata Arifani, kekuatan Nasdem di Kukar bisa berkurang, bahkan hilang. Sebab, bertahun-tahun, Marwan dan pengurus sudah bahu-membahu menguatkan Nasdem di 18 kecamatan dan kelurahan/desa.
“Sebagian besar pengurus Nasdem di kecamatan dan desa adalah massa loyalis Marwan. Sayang jika gejolak ini tetap berkepanjangan,” pungkasnya.
Penulis: Ningsih