src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Siapakah Cole Allen, Terduga Penembak di Gedung Putih? Ini Sosoknya

Siapakah Cole Allen, Terduga Penembak di Gedung Putih? Ini Sosoknya

2 minutes reading
Monday, 27 Apr 2026 14:08 1 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Sosok Cole Thomas Allen menjadi sorotan publik setelah pria berusia 31 tahun itu diduga terlibat dalam insiden penembakan di acara makan malam bergengsi di Amerika Serikat.

Dilansir dari RRI, Cole Thomas Allen kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa yang mengguncang sistem keamanan di lingkungan pejabat tinggi Amerika Serikat tersebut.

Allen diketahui merupakan warga Torrance, California, yang berada di kawasan pinggiran Los Angeles. Ia tinggal di wilayah tersebut dan dikenal memiliki latar belakang pendidikan serta karier yang cukup menonjol.

Dalam dunia profesional, Allen bekerja sebagai guru paruh waktu di C2 Education, sebuah lembaga bimbingan belajar. Ia bahkan pernah mendapatkan penghargaan sebagai “guru terbaik bulan ini” pada Desember 2024.

Dari sisi akademik, Allen memiliki rekam jejak yang kuat di bidang teknik dan komputer. Ia merupakan lulusan California Institute of Technology dengan gelar sarjana teknik mesin pada 2017.

Pendidikannya berlanjut hingga meraih gelar magister ilmu komputer dari California State University Dominguez Hills pada 2025. Latar belakang ini menempatkannya sebagai individu dengan kemampuan teknis yang mumpuni.

Saat masih menempuh pendidikan, Allen sempat mengembangkan prototipe sistem rem darurat untuk kursi roda. Inovasi tersebut bahkan sempat mendapat perhatian dari media lokal di Amerika Serikat.

Perjalanan kariernya juga mencakup pengalaman sebagai insinyur mesin di perusahaan IJK Controls. Selain itu, ia pernah menjadi asisten pengajar di kampusnya serta mengikuti program riset di Jet Propulsion Laboratory milik NASA.

Di luar bidang akademik dan teknik, Allen juga aktif di industri kreatif sebagai pengembang gim independen. Salah satu karyanya berjudul “Bohrdom” telah dipasarkan melalui platform Steam dengan harga terjangkau. Ia juga disebut tengah mengembangkan gim lain dengan judul sementara “First Law”.

Catatan lain menunjukkan Allen pernah memberikan sumbangan sebesar 25 dolar AS untuk kampanye presiden Kamala Harris pada Oktober 2024, sebagaimana tercatat dalam data Komisi Pemilihan Federal.

Meski memiliki latar belakang pendidikan tinggi dan karier yang cukup cemerlang, Allen kini diduga terlibat dalam aksi kekerasan serius. Ia disebut membawa senapan, pistol, dan pisau saat insiden penembakan berlangsung di White House Correspondents’ Dinner.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut tersangka sebagai “orang yang sakit” dan menegaskan bahwa proses hukum terhadap Allen akan segera dijalankan oleh aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, motif di balik aksi penembakan tersebut masih dalam penyelidikan aparat keamanan. Dugaan sementara menyebut Allen bertindak seorang diri dalam insiden yang menyasar lingkungan pejabat pemerintahan.

Kasus ini menambah daftar ancaman terhadap keamanan pejabat tinggi di Amerika Serikat. Aparat terus menelusuri latar belakang serta kemungkinan faktor yang memicu tindakan pelaku.

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x