src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Realisasi PAD Kukar Hanya Rp 737 Miliar, Targetnya Rp 954 Miliar

Realisasi PAD Kukar Hanya Rp 737 Miliar, Targetnya Rp 954 Miliar

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Mar 2026 20:49 85 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kukar berupaya patuh terhadap perundang-undangan, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8/2006 tentang pelaporan dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan menjalani audit terhadap APBD Kukar tahun 2025 oleh BPK RI.

‎”Masih proses audit BPK Perwakilan Kaltim,” jelas Wabup Kukar, Rendi Solihin, Selasa 31 Maret 2026, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah 2025.

‎Ketua PDIP Kukar ini merinci kondisi APBD 2025. Target pendapatan sebesar Rp 11.185 triliun, realisasi Rp 9.561 triliun, atau hanya 85,48 persen. Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp 954 miliar, hanya terealisasi sebesar Rp 737 miliar.

‎Kukar juga mendapatkan pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 20,76 miliar. Sisi belanja daerah Rp 11,351 triliun, sedangkan realisasi belanja Rp 9,39 triliun. ‎”Pembiayaan dari SILPA tahun 2024 sebesar Rp 165,93 miliar,” terangnya.

‎Dari kondisi APBD 2025, Pemkab berharap pembangunan merata di semua bidang, meliputi pemerintahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, kesejahteraan rakyat, dan infrastruktur. Realisasi APBD juga imbas kolaborasi bersama Forkopimda. ‎”Semoga bisa memberikan dampak besar kepada masyarakat,” terangnya.

‎Rendi memastikan, APBD 2025 merupakan tahun strategis karena tahun keempat dari Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 dan tahun pertama RPJMD 2025-2029 yang dipimpin Bupati Aulia Rahman Basri-Wabup Rendi.

‎Guna mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia, sambung dia, perlu komitmen memantapkan reformasi birokrasi, efektif, efisien dan percepatan pelayanan publik. ‎
‎”Kami punya target, satu tahun satu inovasi pelayanan publik,” tegasnya.

‎Wabup Rendi mengurai prestasi yang sudah dilakukan Pemkab selama tahun 2025. Dari prestasi tingkat nasional dan provinsi, ada 50 penghargaan yang telah diraih. Meskipun begitu, dia mengakui masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi bersama.

‎”Ada sebanyak 10 penghargaan tingkat nasional, dan sisanya penghargaan tingkat Provinsi Kaltim,” tuturnya.(Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x