src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Para petugas melakukan proses pelipatan surat suara Pemilu 2024. Foto: (Riska/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pelipatan surat suara Pemilu 2024 terus dikebut oleh KPU Berau. Hingga memasuki hari keenam proses pelipatan, ditemukan sekitar 93 lembar surat suara yang rusak, yakni 31 lembar surat suara DPRD Provinsi Kaltim dan 62 lembar surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres).
Komisioner Divisi Teknis KPU Berau, Deby Asmara menyampaikan, pihaknya berupaya menyelesaikan proses pelipatan sesuai dengan target yang ditentukan. Dikatakannya, untuk surat suara yang rusak kemungkinan akan bertambah. “Mudah-mudahan dalam waktu seminggu pelipatan surat suara ini rampung karena besok fokus menyelesaikan yang DPD saja,” ungkapnya pada Senin, 8 Januari 2024.
Komisioner Bawaslu Berau, Divisi Penangan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Tamjidillah Noor mengatakan, memasuki hari ke-6 pelipatan surat suara pihaknya terus melakukan pengawasan dan menempatkan personel. Dari Bawaslu Berau menugaskan untuk mengawasi proses pelipatan surat suara ini sekitar 4-6 orang.
Bahkan, pihaknya juga melibatkan anggota Panwaslu di 4 kecamatan terdekat, mengingat jumlah personel yang sangat terbatas. “Sejauh ini petugas yang melakukan pelipatan suara tidak ada ditemukan pelanggaran,” ucapnya.
Selain itu, Tamjidillah mendapatkan informasi terkait dengan sejumlah logistik Pemilu 2024 untuk wilayah Kaltara yang masih berada di Gedung Graha Pemuda, Kabupaten Berau. Kata dia, hal ini juga sudah dikoordinasikan oleh KPU Berau dengan pihak KPU Kaltara.
“Secepatnya akan dikirim. Jadi ini bukan tertukar tapi terangkut oleh ekspedisi yang membawa karena dari pertimbangan lebih dekat dengan Kabupaten Berau untuk diteruskan ke Kaltara,” pungkasnya. (Riska)
Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya