src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Puji Setyowati Reses di Posyandu Anyelir

Puji Setyowati Reses di Posyandu Anyelir

2 minutes reading
Friday, 19 Feb 2021 19:04 301 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati melaksanakan reses pertama tahun 2021, untuk menjaring secara langsung aspirasi masyarakat. Kali ini, reses dengan kunjungan ke Posyandu Anyelir Perumahan Bukit Temindung Permai atau Perumahan Artas Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang pada Jumat 18 Februari 2021.

Reses tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat dan forum RT di lingkungan Perumahan Artas.

Pada kesempatan itu, banyak masyarakat menyampaikan aspirasinya, diantaranya permintaan untuk pembangunan pojok bacaan di sekitar TPQ yang ada di daerah tersebut. Kemudian pengusulan penganggaran pembuatan sarana dan prasarana berolahraga, perbaikan bangunan Posyandu, juga perbaikan jalan yang rusak di lingkungan perumahan.

Selain itu, warga juga meminta agar pemerintah daerah dan DPRD Kaltim memberikan perhatian kepada warga yang terpapar COVID-19, untuk penyediaan kebutuhan pokok selama menjalani isolasi mandiri. Juga warga menyampaikan keluhan adanya kesenjangan TPP yang diberikan kepada tenaga pengajar yang ada di provinsi dan kota Samarinda. Hingga persoalan banjir menjadi aspirasi masyarakat.

Dari aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tersebut, Anggota DPRD Kaltim Dapil 1 Kota Samarinda Puji Setyowati mengatakan, hasil dari reses ini akan disampaikan kepada Komisinya, yang selanjutnya akan disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim.

Legislator dari partai Demokrat ini juga berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada instansi terkait mulai dari pengadaan sarana dan prasarana di lingkungan perumahan, termasuk perbaikan jalan hingga penanganan banjir.

“Ada beberapa hal yang dibicarakan ada bidang infrastruktur, pendidikan, kegiatan sosial. Tadi yang berhubungan dengan pendidikan ada beasiswa yang dirasakan masyarakat di Temindung Permai Indah ini, karena sistem penjaringan memperoleh beasiswa itu melalui teknologi HP. Nah, banyak masyarakat yang tidak mempunyai sarana dan prasarana dan jaringan kurang baik,” ujar Puji.

“Serta kemampuan web Dinas Pendidikan, mereka tidak memahami, akibatnya banyak masyarakat di sini yang tidak punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa. Jadi mereka minta pendaftaran bisa manual,” ujarnya lagi.

“Dan permasalah yang lain yang menjadi aspirasi masyarakat di sini. Nanti hal-hal seperti ini akan kami sampaikan kepada Dapil kota Samarinda untuk satu suara,” pungkasnya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x