src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Anggota DPRD Kaltim Syarkowi V Zahry berkemeja putih les biru dan merah saat silaturahmi di Desa Tani Harapan (foto: Ningsih/headline Kaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sarkowi V Zahri menggelar silaturahmi dengan warga Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kukar, Rabu 17 Februari 2021.
Silaturahmi berlangsung akrab dan penuh kehangatan di Kantor Badan Permusyawaratan Desa Tani Harapan. Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Kepala Desa Tani Harapan Ismail dan Kepala Sekolah SMPN 6 Loa Janan, serta Ketua RT dan tokoh masyarakat.
Reses ini dilakukan Sarkowi V Zahri pertamanya di tahun 2021. Kepada wakil rakyat, Kepala Desa Tani Harapan Ismail mengeluhkan beberapa permasalahan terkait infrastruktur jalan dan pembangunan jalan desa yang dinilai masih kurang perhatian.
“Dengan kehadiran bapak anggota dewan di sini, harapan kami bisa mengakomodasi permasalahan yang ada di desa kami. Tahun ini saja penyerapan tidak ada kegiatan yang bersumber dari bantuan provinsi, dan kami tidak dapat. Sehingga dengan adanya beliau di sini, kami minta untuk perjuangkan aspirasi kami untuk dimasukkan dalam APBD Kabupaten dan provinsi,” katanya.
Di Desa Tani Harapan Sendiri, Ismail memimpin 14 RT dan 4 dusun. Sejak bertahun-tahun, masalah sama yang dialami masyarakat adalah infrastruktur jalan yang buruk.
“Yang berkaitan dengan jalan, faktanya memang sangat rusak parah. Setiap tahun kami mengajukan ke perusahaan untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota komisi III DPRD Kaltim Sarkowi V Zahri menanggapi keluhan masyarakat akan menyampaikan aspirasi warga kepada pihak terkait, baik Kabupaten Kutai Kartanegara, DPRD Kaltim maupun Pemprov Kaltim.
“Alhamdulillah kita sudah berdiskusi dengan masyarakat terkait dengan berbagai permasalahannya. Mulai dari infrastruktur jalan poros mereka yang sampai sekarang belum dilakukan perbaikan, longsor di beberapa ruas jalan. Kemudian program terkait tempat ibadah, supaya bisa dibantu anggaran. Begitu juga dengan sektor pendidikan,” katanya.
Sarkowi juga sudah dilaporkan adanya jalan SD yang longsor dan kekurangan ruang kelas. Dan, Bumdes Tani Harapan di desa Tani Harapan menitip permohonan kepadanya untuk diperhatikan dan didukung pemerintah pengembangan usahanya.
“Kita coba koordinasikan, kita berharap nantinya program yang disampaikan bisa kita teruskan pada pihak terkait, bisa ke Kabupaten Kukar sesuai kewenangannya atau DPRD Kaltim dan Pemprov Kaltim untuk memenuhi apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” katanya.
Penulis : Ningsih
Editor: Amin