src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kapolres dan Wabup Berau saat mengecek kesiapan pasukan. (foto: riska)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H, Polres Berau menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2023 pada Senin, 17 April 2023 di halaman Mako Polres Berau.
Kapolres Berau, AKBP Sindhu Brahmarya menyampaikan, kegiatan apel Operasi Ketupat Mahakam 2023 bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik di Kabupaten Berau.
“Jadi ada 10 posko di beberapa titik termasuk di kota dan di perbatasan-perbatasan yang bertujuan agar dapat membantu masyarakat dalam kegiatan pelaksanaan mudik 2023,” tuturnya.
Dikatakannya, berdasarkan prediksi nasional arus mudik akan mengalami peningkatan hingga 44,8 persen, dimana dari 85,5 juta orang pada tahun 2022 menjadi 123,8 juta orang di tahun ini.
Operasi tersebut dalam rangka menjaga kondisi kondusivitas suatu wilayah.
“Sebelum menggelar operasi ketupat kami telah menggelar pra ops dengan sasaran minuman keras (miras) dan petasan,” ucapnya.
Polres menurunkan 200 personel ditambah dari satuan dari instansi lain sebanyak 110 sehingga totalnya 310 personel untuk 10 titik.
Kata dia, diperkirakan tempat-tempat wisata akan meningkat jumlah kunjungannya.
“Termasuk titik masuk dan keluar daerah yang ada. Diharapkan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” tuturnya.
Setelah upacara, pihaknya menggelar pemusnahan barang buktibhasil operasi selama menjelang bulan Ramadan. “Kita musnahkan 525 botol miras berbagai merek dan 25 kotak petasan yang harapannya diamankan barang tersebut dapat menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Berau,” jelasnya.
Wakil Bupati Berau, Gamalis menyatakan dukungan penuh terhadap Polres Berau dalam menggelar Operasi Ketupat Mahakam 2023.
“Tentu kami Pemda merupakan bagian stakeholder akan memberikan support penuh terhadap kegiatan ini,” jelasnya.
Dikatakannya, akan terjadi lonjakan arus mudik tahun 2023. untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika mudik. Saat tinggalkan rumah, pastikan dalam keadaan aman. Seluruh aliran listrik harus sudah diputus.
“Begitupun yang tidak mudik tapi menuju ke tempat wisata agar melakukan perjalanan yang aman,” pungkasnya.(#)
Penulis: Riska