src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas damkar menangkap ular piton sepanjang 4 meter. (ist) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kemunculan seekor ular piton berukuran panjang lebih 4 meter di parit Jalan Kemakmuran Pelita 3, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Jumat dinihari tadi menggegerkan warga sekitar.
Bagaimana tidak? Selain ular piton tersebut berukuran jumbo, perutnya terlihat membuncit. Diduga, ular tersebut memakan hewan peliharaan warga sebelum akhirnya terlihat.
Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warga melaporkan kejadian itu ke pusat komunikasi (Puskom) Samarinda, yang selanjutnya diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda.
Wakil Komandan Disdamkar Samarinda Sunardi Siman mengatakan, dirinya bersama dengan anggotanya yang bertugas di Posko 1 segera bergerak ke lokasi keberadaan ular piton tersebut.
Tak membutuhkan waktu lama, ular berhasil diamankan petugas.
“Saat itu, ular berada di dalam parit depan rumah warga. Panjangnya kurang lebih 4 meter. Evakuasi berlangsung singkat, karena anggota kami memang dibekali peralatan dan terlatih untuk penanganan hewan seperti ini,” ujarnya.
Setelah berhasil diamankan, ular dimasukkan ke dalam karung. Oleh petugas Damkar, ular piton tersebut diserahkan kepada komunitas reptil.
“Kami bekerjasama dengan kelompok pecinta binatang dan biasanya mereka bersedia untuk merawat. Tapi paling banyak untuk hewan-hewan ini, kami kembalikan ke habitatnya di hutan,” katanya.
Menurut Sunardi, ular yang belakangan sering muncul di sekitar pemukiman warga disebabkan karena faktor cuaca. Diduga juga persediaan makanan di habitatnya mulai berkurang.
“Ini kan musim hujan. Bisa jadi juga, makanan yang berkurang sehingga masuk ke pemukiman penduduk,” tutupnya.
Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal