src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Peringati Hari Kartini ke-147, Perempuan Berau Didorong Lebih Inovatif dan Mandiri di Era Digital

Peringati Hari Kartini ke-147, Perempuan Berau Didorong Lebih Inovatif dan Mandiri di Era Digital

2 minutes reading
Tuesday, 21 Apr 2026 15:18 4 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Memperingati Hari Kartini ke-147 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender.

Adapun narasumber yang dihadirkan yakni akademisi Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Hj. Aji Ratna Kusuma, M.Si serta pelaku usaha owner King Madu Borneo, Farida. Keduanya membawakan materi terkait penguatan peran perempuan dalam demokrasi serta kemandirian ekonomi. Talkshow Perempuan Inspiratif ini dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026 di Ruang Rapat RPJMP Bapelitbang.

Mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Asisten Administrasi Umum Setda Berau Mualidiyah, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam meraih kesetaraan, keadilan, dan kesempatan yang setara di berbagai bidang kehidupan.

“Semangat Kartini telah mendorong semangat bagi perempuan Indonesia untuk terus maju, berdaya, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan. Hari ini, perempuan bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi menjadi penggerak utama di berbagai sektor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan. Mualidiyah mengajak perempuan di Kabupaten Berau untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta berani berinovasi. “Saya mengajak seluruh perempuan di Berau untuk mandiri secara ekonomi, serta mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha,” tambahnya.

Menurutnya, penting untuk mendorong lahirnya lebih banyak perempuan wirausaha atau womenpreneur yang mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Selain itu, ia juga menekankan perlunya kebijakan yang lebih berpihak kepada perempuan, termasuk pengakuan terhadap peran perempuan dalam pekerjaan domestik yang selama ini belum sepenuhnya terlihat.

“Saya harap akan muncul gagasan-gagasan baru, semangat baru, serta kolaborasi yang kuat dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (Riska)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x