src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemkot Gelar Pelatihan Pemasaran Berbasis Online, Ini Tanggapan Komisi II DPRD Samarinda

Pemkot Gelar Pelatihan Pemasaran Berbasis Online, Ini Tanggapan Komisi II DPRD Samarinda

2 minutes reading
Thursday, 20 May 2021 21:55 237 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda, menggelar pelatihan manajemen Pemasaran berbasis Online, di Hotel Midtown Rabu 19 Mei 2021 kemaren.

Acara tersebut langsung dihadiri oleh Asisten I Pemkot Samarinda Tejo Sutarnoto, dan dihadiri Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraha (Dispora) Samarinda Erham Yusuf, dan diikuti oleh 30 peserta wirausahawan muda.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari Anggota Komisi 2 Abdul Rofik. Abdul menuturkan bahwa apapun yang berhubungan dengan online karena itu merupakan bagian dengan teknologi, maka pelatihan itu harus dikerjakan lebih serius oleh peserta.

“Dan memang orang-orang tertentu, jangan sampai siapa yang dilatih siapa yang pegang,” ungkap Abdul Rofik saat ditemui di kantor DPRD Samarinda. Kamis 20 Mei 2021.

Pelatihan pemasaran berbasis Online dilaksanakan tanggal 19-21 Mei 2021 dan diikuti oleh 30 peserta wirausaha muda/pemula yang berusia 16- 30 tahun. Diakhir pelatihan para peserta akan dibawa melakukan kunjungan ke UMKM yang ada di kota Samarinda.

Politisi dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menjelaskan pelatihan juga mesti memberi pengayaan kepada konsumen secara jelas untuk membeli produk melalui online, jangan sampai hal tersebut tidak jelas.

“Artinya perlunya cara kerja yang benar, jadi jangan hanya sekedar program, kami menyambut baik kalau itu memanglah serius,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Fahrudin pun menambahkan bahwa pelatihan ini harus haruslah berkelanjutan.

“Karena sekarang semuanya sudah berbasis online, jadi pelatihan ini perlu berkelanjutan,” pungkasnya.

Sistem berbelanja online digelar Dispora Samarinda ini juga mendukung penerapan social distancing di tengah wabah COVID-19. Dengan sistem ini, barang yang dipesan konsumen akan diantar langsung ke rumah dengan menggunakan kurir dengan biaya murah. (ADV)

Penulis: Riski

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x