src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kawasan Tepian Ditutup, DPRD Samarinda Minta Pemkot Berikan Bantuan ke Pelaku UMKM

Kawasan Tepian Ditutup, DPRD Samarinda Minta Pemkot Berikan Bantuan ke Pelaku UMKM

2 minutes reading
Friday, 28 May 2021 13:46 280 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda menerapkan Pembatasan Skala Mikro (PPKM), serta menutup kawasan Tepian Mahakam guna menekan penyebaran COVID-19 di Samarinda.

Hal ini pun mendapat tanggapan serius dari wakil ketua komisi IV DPRD Samarinda, Sani bin Husein. Ia mengatakan bahwa saat ini Pemkot sedang melakukan upaya, serta membatasi aktivitas warga di beberapa tempat strategis kota, salah satunya yaitu tepian Mahakam yang biasa digunakan oleh masyarakat masyarakat untuk bersantai dan menikmati jajanan kuliner.

“Sebenarnya PPKM ini dilakukan Pemkot Samarinda juga sekaligus mengikuti apa yang sudah menjadi kebijakan Pemerintah Pusat, dan harus dijalankan. Namun ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh Pemkot, yaitu mematikan usaha sejumlah para pelaku UMKM yang setiap harinya berjualan di Tepian Mahakam,” ungkap Sani saat dikonfirmasi oleh headlinekaltim.co, Kamis 27 Mei 2021.

Lanjutnya, Sani menjelaskan bahwa kebijakan ini harus disikapi dengan baik. Pasalnya pemkot melakukan hal ini untuk menekan penyebaran covid 19, dan jika dibiarkan secara terus menurus lonjakan covid 19 bakal meledak.

“Ini memang merugikan buat para pelaku usah UMKM, namun pemkot melakukan kebijakan ini ada sebabnya. Jangan sampai lonjakan COVID-19 meledak lagi di Samarinda,” jelasnya.

Kendati demikian, politisi dari Fraksi PKS tersebut berharap masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), dan para pelaku usaha UMKM diberikan bantuan khusus selama tepian masih di tutup.

“Kita berharap agar Covid-19 bisa segera berlalu, dan untuk para masyarakat agar mentaati prokes. Dan pihak pemkot bisa memberikan bantuan khusus untuk para pelaku usaha yang ada di tepian,” pungkasnya. (ADV)

Penulis: Riski

LAINNYA
x