src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemerintah Gelar Rakor Bahas Vaksin Covid-19

Pemerintah Gelar Rakor Bahas Vaksin Covid-19

2 minutes reading
Saturday, 28 Nov 2020 08:30 186 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dengan beberapa Menteri membahas tentang sosialisasi dan kesiapan dalam penggunaan vaksinasi Covid-19.

Rakor yang diikuti juga jajaran Pemprov Kaltim mendampingi Hadi ini berlangsung tertutup dan dilakukan secara virtual, Jumat, 27 November 2020.

Juru bicara penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan Rakor membahas tentang vaksinasi dan kesiapan daerah untuk sosialisasi kepada masyarakat terkait pemberian vaksinasi tersebut.

Dia menyebut, hingga kini Pemerintah Provinsi Kaltim belum mengetahui berapa jumlah vaksin yang akan diterima dari pemerintah pusat, termasuk dengan proses pendistribusian vaksin itu sendiri.

Bahkan kata dia, Menteri Kesehatan pun belum dapat memastikan kapan dan berapa banyak jumlah vaksin akan diterima.

“Saya perjelas dulu, ini tentang vaksin. Vaksin ini sudah ada di dunia, tapi belum datang ke Indonesia. Berapa jumlahnya pun kita belum tahu, berapa yang kita dapat juga belum tahu. Itu secara nasional. Kemudian dari situ betapa yang akan didistribusikan ke Kaltim, kami belum tahu,” ungkapnya.

“Jadi tadi juga belum bisa dipastikan oleh Menteri Kesehatan, kapan dan berapa banyak,” lanjut Andi Muhammad Ishak.

Berdasarkan keputusan Rakor hari ini, terang Andi Muhammad Ishak, masing-masing Kepala Daerah diminta untuk melakukan persiapan dengan melakukan simulasi pemberian vaksin, serta belajar tata cara pendistribusian vaksin itu sendiri.

“Kita diminta hanya bagaimana Kabupaten/Kota melakukan persiapan diri dengan simulasi dengan baik, sehingga ketika vaksin itu datang dan bagaimana pendistribusian dan mekanisme pemberian pada masyarakat,” bebernya.

Persiapan SDM

Hal terpenting lainnya yang juga dibahas, kata Andi adalah bagaimana Pemerintah Provinsi menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk melaksanakan tugas pemberian dan pendistribusian vaksin.

“Dinas Kesehatan sudah melakukan semacam bimbingan Webinar, tentunya ini memang sudah dipersiapkan,” kata Andi Muhammad Ishak.

Terkait dengan jadwal vaksin yang akan diterima Pemprov Kaltim pada Desember mendatang, lagi-lagi Andi Muhammad Ishak tak berani memastikan hal tersebut.

“Desember belum pasti, sampai tadi Menkes juga tidak bisa pastikan,” pungkasnya. (ADV)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x