src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Padamkan Api dengan Dicolok-colok, Tungku Smelter di Kaltim Meledak, 1 TKA Tewas

Padamkan Api dengan Dicolok-colok, Tungku Smelter di Kaltim Meledak, 1 TKA Tewas

2 minutes reading
Thursday, 12 Oct 2023 15:05 361 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Berniat ingin memadamkan api di tungku batu bara pabrik smelter PT Kalimantan Ferro Industri(KFI) Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, dua Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina jadi korban. Satu orang masih dirawat intensif di RSUD AWS Samarinda, satu orang lainnya tewas.

“Atas nama Cui Wuiqiang (41) masih dirawat, sedangkan Ji Ler(49) meninggal dunia, posisi mayat masih di RSUD AWS,” sebut Kasubag Humas Polres Kukar, IPDA Slamet Riyadi, Kamis 12 Oktober 2023 melalui telepon.

Kebakaran hebat di tungku batu bara bermula dengan percikan api sekitar pukul 17.30 WITA.  Lalu kedua korban tersebut berusaha memadamkan dengan cara dicolok-colok dengan besi. Bukannya padam, malah menimbulkan ledakan di tumpukan batu bara. Penumpukan berada di lantai 4 dan 5 pabrik.

“Api semakin membesar, dan berhasil dipadamkan pada pukul 18.30 WITA dengan menggunakan mobil Damkar milik perusahaan PT ABN dan PT RCI,” sebutnya.

Satu hari setelah kejadian, Polres Kukar masih lakukan penyelidikan lebih lanjut. Personel masih berada di TKP.

Polisi belum bisa menyimpulkan mengenai penyebab pasti kebakaran. “Kami belum dapat laporan terkininya, proses penyelidikan masih berjalan terus di lapangan,” jelasnya.

Warga Pendingin, Sunarso mengaku, saat dirinya ingin melintas, dia sudah melihat kebakaran yang berasal dari industri pabrik smelter nikel PT KFI dari kejauhan.

“Info dari karyawan KFI ada 2 orang WNA Cina seorang pengawas dan tekhnisi, satu orang sedang mengalami kritis dan satunya meninggal dunia,” ujar Sunarso yang mendapatkan informasi dari salah seorang karyawan KFI.

DIRESMIKAN ISRAN

Smelter milik PT KFI diresmikan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, pada 19 September 2023, yang dihadiri pejabat penting dilingkungan provinsi dan Forkopimda, termasuk Bupati Kukar Edi Damansyah.  Investor PT KFI melibatkan TKA asal Cina hampir 250 orang.

“Saya perkirakan, PT KFI akan menyerap tenaga kerja lokal mencapai 6.000 orang,” sebut Bupati Edi, saat ikut meresmikan pabrik.

Smelter ini proyek besar di Kalimantan Timur, diketahui berasal dari investor Tiongkok dan banyak mempekerjakan tenaga kerja asing untuk mengoperasikan pabrik pengolah nikel pertama di Kalimantan Timur.

Pemerintah Provinsi Kaltim menyebutkan, nilai investasi PT KFI mencapai Rp 30 triliun. Nilai itu lebih besar dari APBD Kaltim 2023 senilai Rp17,2 triliun yang disahkan pada akhir 2022.

Video kebakaran pabrik beredar juga telah tersebar di berbagai media sosial. Pada lantai empat dari bangunan ke 5, terdengar suara teriakan yang diduga berasal dari korban terbakar. (Andri/Puput)

LAINNYA
x