src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Membenahi Pulau Kumala Itu Berat...

Membenahi Pulau Kumala Itu Berat…

2 minutes reading
Tuesday, 2 Jan 2024 23:44 514 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kertanegara harus memutar otak untuk membenahi taman wisata Pulau Kumala Tenggarong yang pernah jadi kebanggaan warga di era Bupati Syaukani HR. Berbagai cara akan dilakukan guna menghidupi dan meramaikan kembali Pulau Kumala.

“Kajian pembenahan Pulau Kumala kami terus lakukan,” sebut Kadispar Kukar, Slamet Hadiraharjo, Selasa 2 Januari 2024 di aula serba guna kantor Bupati Kukar.

Kajian itu meliputi perbaikan wahana permainan prestisius yang lama tidak beroperasi seperti sky tower dan kereta gantung. Untuk menghidupkan dua wahana tersebut juga tidak mudah karena harus mendatangkan teknisi operasional dari luar negeri.

“Kita coba dahulukan mengaktifkan sky tower, apakah bisa ditangani oleh teknisi lokal Indonesia, seperti dari Institut Teknologi Bandung (ITB),” ujarnya.

Urusan perbaikan wahana kereta gantung belum menjadi prioritas. Selain membutuhkan tenaga teknisi dari luar negeri yang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, perawatan ornamen pendukung seperti stasiun kereta di Tenggarong Seberang juga membutuhkan biaya besar.

Agar terkesan tidak kosong dengan wahana permainan, Dispar juga sudah membangun wahana water boom yang melibatkan pihak ketiga. “Ini pekerjaan pembangunan water boom terus on progress,” ucapnya.

Dispar juga sudah rampung memperbaiki Planetarium Jagat Raya Tenggarong. Pekan lalu, pembukaan oleh oleh Bupati Kukar Edi Damansyah untuk umum per 1 Januari 2024.

“Lumayan pengunjung planetarium mulai ramai,” tutur Slamet.

Dirinya juga mengakui bahwa tidak mudah melakukan perawatan planetarium. Dimulai mencari onderdil hingga teknisi yang berasal dari Singapura. Namun, dengan berbagai upaya, akhirnya bisa mendatangkan ahli dari ITB.

“Kita baiki pada bagian lensa Teropong, dimulai sejak November 2023 lalu. Selanjutnya akan ada pembenahan dari objek filmnya. Semoga PAD sektor pariwisata bisa meningkat,”jelasnya.(Andri)

 

Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

LAINNYA
x