23.9 C
Samarinda
Sunday, May 16, 2021

Mudik Antarkota Dilarang, Jubir: Gubernur Jalankan Aturan Lebih Tinggi

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sejak dikeluarkannya perintah larangan mudik mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, Gubernur Kaltim Isran Noor menindaklanjuti dengan Surat Edaran Gubernur Kaltim tanggal 30 April 2021.

Sebelumnya, sempat mencuat larangan mudik hanya untuk seluruh jenis transportasi umum yang keluar masuk Kaltim. Sedangkan antarkota masih dibolehkan. Kini, larangan mudik juga berlaku antardaerah di Kaltim.

Gubernur Kaltim mengeluarkan pernyataan terbaru bahwa mudik lebaran antardaerah di Kaltim juga dilarang. Ini berdasarkan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Tak sedikit masyarakat yang merasa kebingungan, lantaran banyak informasi sepotong-sepotong beredar di media sosial terkait larangan mudik tersebut.

Meluruskan kesimpangsiuran berita yang beredar serta menghapus kebingungan masyarakat terhadap larangan-larangan tersebut, Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin menegaskan bahwa bepergian dalam wilayah Kaltim dapat dilakukan jika masuk dalam kategori yang dikecualikan. Yaitu adanya keperluan urgensi dengan memenuhi syarat yang ditetapkan masing-masing daerah.

Baca Juga  Ops Ketupat Mahakam 2021 Dimulai, Fokus Larangan Mudik

“Larangan mudik dalam wilayah Kaltim memang benar. Tapi masih bisa dilakukan jika memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan masing-masing daerah. Diantaranya membawa surat hasil pemeriksaan rapid antigen,” ucapnya, kemarin.

Diungkapkan Syafranuddin, Gubernur hanya melaksanakan perintah dan aturan yang lebih tinggi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat terkait larangan mudik lebaran ini.

Baca Juga  Kendaraan Pelat Nomor dari Luar Kukar Dicegat, Eh...Orang Tenggarong

“Larangan mudik diberlakukan pemerintah semata-mata untuk mencegah penularan COVID-19. Terlebih menjelang lebaran, aktivitas masyarakat tinggi sehingga tak jarang dijumpai banyak yang melanggar protokol kesehatan yang dikhawatirkan akan menjadi sebab penularan virus COVID-19 meluas dan kembali naik,” terangnya.

Tak hanya melarang mudik lebaran, Gubernur Isran Noor juga menegaskan tidak akan menggelar open house saat Idulfitri 1442 Hijriah.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar