src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Buka puasa bersama LAZ DPU Kaltim bersama anak panti asuhan Ar-Rayyan Tenggarong.(sumber : Andri/Headlinekaltim)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dana Peduli Umat (DPU) Kaltim menggelar buka puasa bersama anak panti asuhan Ar-Rayyan, Kelurahan Timbau Tenggarong, Jumat 20 Februari 2026. ”Panti ini dekat dengan kantor kami, program kami ingin memberikan dampak terhadap lingkungan sekitar,” sebut Ketua DPU Kukar, Adi Wijaya.
Adi menambahkan, lembaganya mengundang juga berbagai pihak, seperti Kantor Kemenag dan Dinsos Kukar. Dalam waktu dekat juga akan digelar bakti sosial lainnya. ”Kemungkinan kami akan berikan paket sembako,” jelasnya.
Menurut Adi, berbagai program berdampak terhadap masyarakat sudah disiapkan. Khusus program di bulan Ramadan serta hari raya Idul Fitri 1447 H.
Pengasuh Panti Ar-Rayyan, Rahmat mengucapkan terima kasih kepada LAZ DPU Kaltim yang telah menggelar buka puasa bersama pengasuh dan 15 anak binaan panti. Lembaganya khusus menampung dan membina anak jenjang SD saja. ”Hampir tiap Ramadan, LAZ DPU gelar bukber dengan anak binaan kami,” ucapnya.
Buka puasa bersama membuat anak-anak senang dan menjadi pelipur lara karena mereka jarang dijenguk dan dijemput kedua orang tua. Seluruh anak binaan panti bersekolah di SDN 012 Tenggarong yang bersebelahan dengan panti. ”Kalau sekolah libur, kami kabari orang tua atau keluarganya silahkan dijemput. Terkadang tidak dijemput, sekalipun dijemput, hanya sebentar saja, nanti diantar lagi ke panti,” jelasnya.
Anak-anak panti rata-rata sudah tinggal satu tahun keatas. Jarang dijenguk orang tua, anak-anak juga jarang menanyakan kabar orang tuanya. ”Yang tinggal disini yatim, yatim piatu, serta anak korban perceraian,” ujarnya.
Untuk pengasuhan, panti dijaga secara rutin oleh lima orang. Saat ini, kata dia, kebutuhan makan minum penghuni tercukupi karena selalu tersedia beras, mie dan telur. Terkadang ada tambahan makanan lainnya dari donatur. Kapasitas panti asuhan ini maksimal 25 anak.
”Anak-anak pasti makan tiga kali sehari. Selain itu, ada tambahan pembelajaran mengaji dan tahfidz Qur’an,” jelasnya.(Andri)