src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kurangi Ketergantungan Warga ke Elpiji Subsidi, Irwan Gagas Penggunaan Gas Metan TPA Bekotok

Kurangi Ketergantungan Warga ke Elpiji Subsidi, Irwan Gagas Penggunaan Gas Metan TPA Bekotok

2 minutes reading
Monday, 2 Jun 2025 15:13 163 huldi amal
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Berjibaku dengan limbah sampah di TPA Bekotok Tenggarong tidak membuat Irwan jijik. Selaku pengelola TPA, gunungan sampah di tangannya justru mendatangkan dampak bagi warga sekitar TPA.

Irwan menciptakan alat penangkap gas metan yang berasal dari sampah yang menggunung di TPA Bekotok. Dibantu satu orang staf, dia mengelola jaringan gas metan agar bisa disalurkan ke rumah-rumah warga.

“Kita komitmen dengan pengelolaan sampah yang memberikan manfaat besar, salah satu penangkapan gas metan,” ucapnya.

Secara teknis, penangkapan gas metan membutuhkan beberapa ban mobil bekas. Disusun dan diikat bersamaan dengan pipa ukuran besar berdiri. Lalu ditimbun dengan tumpukan sampah yang banyak dan sudah terurai. “Gas metan akan keluar dari pipa besar yang ditanam,” jelasnya.

Dari pipa tersebut, disambungkan lagi ke pipa ukuran setengah inci lalu pipa tersebut menyalurkan ke penampungan gas metan di tabung gas besar. Dari tabung tersebut disalurkan gas metan ke beberapa rumah warga sekitar TPA. “Api dari gas metan cukup panas, bisa dimanfaatkan untuk memasak,” tegasnya.

Warga yang menikmati manfaat gas metan TPA Bekotok, Kadiah, sangat berterima kasih. Dia mengaku tidak terlalu dipusingkan lagi dengan berburu tabung elpiji subsidi  3 Kg yang kerap langka di pasaran. “Saya jadi irit untuk memasak, tidak lagi ketergantungan dengan elpiji,” ucap Kadiah.

Proyek pemanfaatan gas metan TPA Bekotok  diikutsertakan program Inovasi dan Kreatifitas Daerah tahun 2024 garapan bidang Inovasi BRINDA Kukar. Dengan nama pemanfaatan gas metan TPA odah sampah atau diakronimkan dengan ‘Mantan Terindah’.(Andri/ADV)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x