src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Keunggulan Membaca Nyaring untuk Anak

Keunggulan Membaca Nyaring untuk Anak

2 minutes reading
Thursday, 5 Feb 2026 13:36 87 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Kegiatan membaca nyaring atau read aloud anak disebut memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan membaca dalam hati, khususnya dalam proses pembelajaran dan perkembangan emosi anak. Metode membaca nyaring tidak hanya menghadirkan cerita, tetapi juga membangun komunikasi dua arah antara pembaca dan pendengar.

Dilansir dari KaltimRRI, pegiat literasi sekaligus pengurus Samarinda Read Aloud dan profesional public speaker, Hesti Suci Mawarni, menjelaskan bahwa membaca dalam hati bersifat individual karena pembaca menjadi satu-satunya pendengar. Kondisi ini membuat pengalaman membaca menjadi personal dan tidak melibatkan interaksi sosial.

“Membaca dalam hati otomatis kita menjadi pendengar untuk diri kita sendiri, dan kita benar-benar sendiri menikmatinya.”

Berbeda dengan itu, membaca nyaring dalam praktik read aloud anak menghadirkan pendengar sehingga tercipta komunikasi dialogis. Interaksi ini memungkinkan pendengar, terutama anak-anak, untuk terlibat aktif dalam cerita, baik melalui pertanyaan, ekspresi, maupun respons emosional.

Menurut Hesti, buku menyimpan banyak pesan dan pengetahuan yang bisa digali lebih dalam melalui membaca nyaring yang interaktif. Dengan pendekatan read aloud anak, pembaca tidak hanya menyampaikan teks, tetapi juga membantu anak memahami makna cerita, ilustrasi, serta nilai yang terkandung di dalamnya.

Keunggulan membaca nyaring semakin terasa ketika diterapkan pada anak-anak yang masih berada dalam fase perkembangan sensorik awal. Pada tahap ini, anak sangat bergantung pada penglihatan dan pendengaran sebagai pintu utama dalam menyerap informasi.

“Dalam kegiatan membaca nyaring, kedua aspek tersebut menjadi utama. Anak dapat melihat buku sekaligus mendengar suara dan emosi dari pembacanya.”

Melalui kegiatan membaca nyaring, anak dapat melihat ilustrasi buku sekaligus mendengar intonasi, emosi, dan ekspresi dari pembaca. Kombinasi visual dan audio ini menjadikan metode read aloud anak dinilai lebih efektif dalam menstimulasi daya imajinasi dan pemahaman anak.

Meski membaca sendiri tetap memiliki manfaat dalam membantu pembaca merasakan emosi secara personal, membaca nyaring dinilai memberikan dampak yang lebih luas. Unsur visual, suara, dan pesan cerita yang disampaikan secara langsung membuat read aloud anak menjadi metode literasi yang kuat dalam membangun kedekatan emosional dan pemahaman cerita.

“Kalau membaca sendiri, kita merasakan emosi secara pribadi. Namun, dampaknya bisa jauh lebih besar, terutama bagi anak-anak, ketika emosi, visual, dan pesan cerita ditunjukkan secara langsung.”

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x