23.2 C
Samarinda
Saturday, June 25, 2022

Kenapa Golkar Ingin Geser Makmur? Husni: Alasannya Tidak Bisa Dikonsumsi Publik

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Isu kudeta dan politik dinasti mengemuka setelah kursi Ketua DPRD Kaltim yang diduduki Makmur HAPK akan digeser kepada Hasanuddin Mas’ud.

Sekjen DPD Partai Golkar Kaltim Husni Fahruddin dengan tegas membantah isu kudeta maupun politik dinasti.  “Tidak ada kudeta. Kalau kudeta itu, orang tidak ada apa-apa, tidak ada salah, diambil alih tiba-tiba. Dan ini biasa rotasinya, nyantai saja,” ucapnya,  Senin 21 Juni 2021.

“Tidak ada hirarki atau dinasti Mas’ud. Pembobotannya dari DPP. Tidak ada hubungan terkait keluarga antara Mas’ud dengan Airlangga Hartarto,” sambungnya.

Dijelaskan Husni, pembobotan dilakukan oleh DPP untuk menentukan pilihan berdasarkan usulan yang disampaikan oleh DPD Partai Golkar. “Kita ada matrikulasinya itu. Misalnya Hasanudin Mas’ud itu kelebihan dan kekurangannya apa, itu dimasukkan semua. Kemudian ditentukan DPP. Jadi tidak ujug-ujug karena ada mekanismenya,” ujarnya.

Lanjut dia, usulan pergantian kursi Ketua DPRD Kaltim telah melalui proses panjang, sejak bulan Februari 2021 silam. Berbagai pembahasan dilakukan di lingkup internal partai. Pengajuan dan usulan tersebut sebelumnya juga mencantumkan 12 nama kader yang dinyatakan layak dan memenuhi kriteria.

“Februari 2021 sudah kita bahas di internal. Tanggal 15 Maret surat-surat rapat diajukan ke pusat. Jadi sudah lama dibahas,” sebutnya.

Disinggung mengenai alasan mendasar pergeseran kursi Ketua DPRD Kaltim, Husni mengatakan itu hanya diketahui internal partai Golkar. Ada kaitannya dengan program Pemilu 2024.

“Itu internal partai Golkar yang tahu, tidak bisa jadi konsumsi publik. Yang pasti semua demi produktivitas partai Golkar. Secara khusus kenapa sampai diganti? Hanya Partai Golkar dan Tuhan yang tahu,” ungkapnya.

Bagaimana status keanggotaan Makmur HAPK jika dicopot sebagai Ketua DPRD Kaltim? Menurut Husni, pihaknya sedang menggodok tempat terbaik yang akan diberikan kepada Makmur HAPK. “Kita lagi godok itu, bagaimana bagusnya beliau. Tapi kebijaksanaan beliau lah itu,” katanya.

Bagi dia, Makmur HAPK adalah sosok kader partai Golkar yang sangat mengedepankan etika dan norma-norma berpolitik. Sosok yang menjadi panutan kader lain di bawahnya. Dia yakin, dengan dikeluarkannya surat PAW tersebut, Makmur HAPK akan dapat menerima dengan lapang dada dan ikhlas.

“Saya belajar ilmu politik dengan beliau. Senior yang paling mengerti etika, norma-norma bagaimana berpolitik yang baik ada pada beliau. Saya pikir beliau akan memahami yang diamanahkan DPP Partai Golkar kepada beliau hari ini. Jadi kita jalani saja, insyaallah baik-baik saja, secara internal kita selesaikan. Saya yakin bahasanya tidak terima kemudian melakukan lobi-lobi di luar partai Golkar, yang kemudian melakukan gerakan hukum di luar partai Golkar tidak terjadi,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU