src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi. (sumber: sriwijayapost.com) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dua buruh pencari batu bara dilaporkan hilang dan tenggelam setelah dua kapal klotok adu balap di Perairan Muara Kaily Sts Muara Berau, Kukar.
Dua buruh tersebut adalah Pandi (36) dan Adel (35), keduanya warga Handil D, Kukar. Kapal klotok mereka tenggelam pada Rabu subuh.
Namun, kejadian tersebut baru dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan (Basarnas Kaltim) pada Kamis malam.
Informasi yang diterima dari Basarnas Kaltim, sekitar pukul 04.10 WITA Rabu kemarin terjadi kecelakaan kapal klotok bermuatan batu bara yang ditumpangi Pandi, Adel dan 4 orang temannya.
Saat itu, kapal klotok terlibat aksi kejar-kejaran dengan kapal TB Kaltim 17-07. Lantaran banyaknya muatan batu bara di kapal klotok, membuat kapal tersebut tak mampu menahan berat beban yang diangkutnya hingga lama-kelamaan karam dan akhirnya tenggelam.
Mengetahui kapal akan tenggelam, Pandi dan teman-temannya berusaha menyelamatkan diri dengan meloncat ke laut. Namun, karena arus kencang membuat Pandi dan Adel hilang. Sementara 4 orang temannya yang lain berhasil diselamatkan oleh ABK Kapal Dolphin 16 yang saat kejadian melintas di lokasi.
“Tim kami dari Rescue Unit Siaga SAR Samarinda sudah berada di lokasi kejadian dan telah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Posko pencarian juga sudah dibuat, pencarian akan dimulai pagi ini, ” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta.
Penulis : Ningsih