src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kegiatan APBD-P Belum Jalan, Silpa Bengkak Menghantui

Kegiatan APBD-P Belum Jalan, Silpa Bengkak Menghantui

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Okt 2021 21:07 255 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin mengatakan proyek APBD Perubahan 2021 dijalankan dalam waktu dekat karena evaluasi dari Pemprov Kaltim sudah tuntas.

“Raperda APBD-Perubahan Kukar sempat dievaluasi Pemprov, tapi pada 4 Oktober 2021 sudah selesai, ini patut kita syukuri, ” sebut Rendi.

Rendi mengatakan Kukar termasuk daerah yang paling cepat mengurusi APBD-Perubahan ke Pemprov. Ini juga suatu prestasi berkat kerja sama Pemkab dan DPRD Kukar terjalin dengan baik. “Saya dapat info, Kukar termasuk cepat penyusunan Raperda APBD-Perubahan, ” ucapnya.

Setelah dikoreksi Pemprov, maka Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) akan dibuat sebagai landasan menjalankan kegiatan. “Pekan ini fokus penyusunan DPA, ” sebut politisi Golkar ini.

Soal potensi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) membengkak pada akhir tahun mengingat kegiatan APBD perubahan baru akan dijalankan, dia mengiyakan.

“Kami antisipasi dengan melakukan efesiensi anggaran yang bersumber dari APBD-perubahan agar Silpa tidak besar nantinya, ” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, kegiatan yang bersumber dari APBD murni 2021 sudah berjalan maksimal. “Sudah mau tembus 70 persen, ini lumayan bagus, ” ucap Rendi.

Anggota DPRD Kukar dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Yani mengatakan Silpa pasti tinggi karena belum ada kegiatan APBD-P 2021 berjalan.

Bahkan, Yani menyebut, sejumlah kegiatan aspirasi masyarakat lewat APBD-perubahan yang dikawalnya belum berjalan sama sekali. “Terkesan Pemkab Kukar lambat mengelola anggaran, ini harus dibenahi,” pungkasnya. (Andri)

LAINNYA
x