src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pelatihan mitigasi bencana di Kota Tarakan. (ist)HEADLINEKALTIM.CO,TARAKAN – Warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara dihebohkan dengan kabar tsunami yang akan melanda permukiman. Puluhan warga dari beberapa RT di Kelurahan Pantai Amal, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) panik dan mengungsi.
Seorang warga Tarakan, Hj Hasnawati, mengaku was-was dengan isu gempa dan tsunami tersebut. “Kami tak bisa tidur tenang,” ujarnya saat dihubungi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Yonsep menyampaikan pihaknya telah melakukan mitigasi terkait potensi gempa dan tsunami di Tarakan.
Potensi gempa dan tsunami di Tarakan memang benar ada. Tarakan memiliki sesar Tarakan atau lempeng yang menyimpan potensi gempa sebesar 7 magnitudo yang dapat menimbulkan dampak tsunami.
“Kalau di Tarakan kebetulan potensi gempanya itu bergerak datar jadi bukan patahan,” tuturnya pada Sabtu, 17 Desember 2022.
Dikatakannya, berdasarkan keterangan dari BMKG yakni bergerak datar, artinya sesar tidak mengalami patah turun.
“Setiap gempa yang ada di kedalaman itu pasti memiliki potensi tsunami,” bebernya
Dijelaskannya, untuk di Kota Tarakan kecil kemungkinan memiliki potensi tsunami. Namun, masih bisa terjadi tsunami.
“karena kita tidak tahu pergerakan di bawah tanah,” ucapnya.
Pihaknya sudah mengimbau agar masyarakat tidak resah dan panik terutama untuk wilayah-wilayah Timur. “Seperti Pantai Amal, dan daerah-daerah pesisir pantai,” terangnya.
Menurutnya, tsunami terjadi karena adanya gempa. Pihaknya melakukan mitigasi melalui sosialisasi dan penyampaian kepada masyarakat.
“Tanda-tandanya saja yang bisa kita temui. Oleh karena itu, melalui pertemuan yang kemarin kami meminta agar masyarakat tetap waspada. Karena kekuatan prediksi dari potensi tersebut mencapai 7 SR,” jelasnya.
Bahkan, pada tahun 2017 BPBD Tarakan sudah melakukan kegiatan sosialisasi, simulasi, hingga evakuasi.
“Jadi saya rasa masyarakat Tarakan juga sudah kami bikin tanda dan rambu-rambu untuk mitigasinya, serta tempat titik kumpul sudah kita bagi,” pungkasnya.
Penulis: Riska