src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar. (Foto: RRI Samarinda/Chella)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kapolresta Samarinda, arus mudik Idul Fitri 2026, Polresta Samarinda, pengamanan Lebaran, dan Operasi Ketupat 2026 menjadi fokus utama jelang perayaan hari raya. Kapolresta Samarinda memastikan seluruh jajaran siap mengawal arus mudik Idul Fitri 2026 dan arus balik dengan pengamanan menyeluruh di Kota Samarinda.
Dilansir dari RRI Samarinda, kesiapan Kapolresta Samarinda ditegaskan dalam rangka menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik Idul Fitri 2026. Pengamanan tidak hanya menyasar lalu lintas, tetapi juga stabilitas harga dan distribusi bahan pokok menjelang Lebaran.
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Salah satu prioritas Kapolresta Samarinda adalah mengaktifkan Satgas Pangan guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan terjangkau selama arus mudik Idul Fitri 2026 berlangsung.
“Ketersediaan dan distribusi pangan berupa sembako atau bapokting juga jangan sampai terjadi masalah,” ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.
Selain pengawasan bahan pangan, Kapolresta Samarinda juga akan mendirikan sejumlah pos pelayanan di titik strategis. Pos tersebut difungsikan untuk memantau situasi lalu lintas selama arus mudik Idul Fitri 2026 sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Termasuk nanti pos pelayanan untuk memantau situasi lalu lintas dan membantu pengamanan rumah-rumah yang ditinggal pemudik,” kata Hendri.
Menurut Kapolresta Samarinda, meskipun pengamanan Lebaran merupakan agenda rutin tahunan, dinamika di lapangan selalu berubah. Titik rawan kemacetan maupun potensi gangguan keamanan saat arus mudik Idul Fitri 2026 bisa saja bergeser, baik di pusat perbelanjaan maupun lokasi lain yang berpotensi menimbulkan kepadatan.
Sebelumnya, Polresta Samarinda telah mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral terkait Operasi Ketupat 2026 yang digelar secara terpusat dari Mabes Polri melalui zoom meeting. Rapat tersebut membahas kesiapan pengamanan Idul Fitri 2026 dan diikuti berbagai unsur pemerintah daerah serta instansi vertikal.
Kapolresta Samarinda menjelaskan, rapat tersebut masih bersifat penyampaian arahan dari pemerintah pusat. Untuk mematangkan langkah teknis pengamanan arus mudik Idul Fitri 2026 di tingkat daerah, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi eksternal pada pekan depan.
“Nanti akan kita undang Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait, seperti Bulog, Pemadam Kebakaran, Pertamina untuk membahas langkah-langkah yang perlu diantisipasi dalam menyambut Hari Raya 2026,” ujarnya.