23.6 C
Samarinda
Jumat, Agustus 6, 2021

Jaang Kecewa Warganya Tetap Berkumpul Rayakan Pergantian Tahun

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyayangkan sikap acuh masyarakat soal COVID-19. Buktinya, sebagian warga nekat merayakan malam pergantian tahun 2021 dengan berkumpul. Padahal, pemerintah telah dengan tegas melarang.

“Kami dari pemerintah sudah berupaya melakukan pencegahan bahkan melarang warga untuk merayakan malam tahun baru, tujuannya supaya tidak ada lagi penyebaran COVID-19. Di beberapa ruas, sudah kita padamkan lampu jalan, ternyata mereka pindah tempat dengan merayakan di daerah Jembatan Mahkota 2. Sangat disayangkan tindakan abai masyarakat ini,” ucapnya pada headlinekaltim.co, Sabtu 2 Januari 2021.

Jaang mengatakan, sebaran virus COVID-19 di wilayah Samarinda masih tinggi. Bahkan setiap hari masih ada saja warga yang terkonfirmasi positif COVID-19. Tak hanya itu, ia juga menyebutkan banyak dari masyarakat yang terpapar COVID-19 akhirnya meninggal dunia.

“Di Samarinda beberapa minggu lalu memang masih ada beberapa yang zona kuning, tapi sekarang mulai merata zona merah. Artinya penyebaran COVID-19 masih terjadi. Makanya kami meminta masyarakat untuk tidak mendekati keramaian, nyatanya diabaikan,” ucapnya kecewa.

“Sebelumnya saya dilaporkan oleh bagian pemakaman, bahwa almarhum pak Muspandi dimakamkan di samping makam istrinya yang lebih dulu meninggal, juga akibat COVID-19. Banyak lagi yang juga meninggal dan masih di rawat. Ini juga ada Ketua DPRD Kaltim, kita doakan mudah-mudahan Pak Makmur sembuh,” ujarnya.

Disinggung soal ketersediaan lahan pemakaman khusus COVID-19 di TPU Serayu, Tanah Merah, Jaang mengatakan masih cukup.

“Insyaallah masih cukup. Memang saat saya siapkan lahan pemakaman itu, saya banyak diprotes, ada istilahnya tidak boleh orang Dayak itu menyiapkan kuburan sebelum meninggal. Tapi saya jawab, kalau tidak disiapkan, bahaya. Sekarang sudah 300 makam lebih di sana,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar