Beranda BERITA Cegah Kerumunan, 11 Tempat Wisata di PPU Ditutup

Cegah Kerumunan, 11 Tempat Wisata di PPU Ditutup

Pemkab PPU Tutup Objek Wisata
Tim Gabungan Satgas Covid-19 PPU menutup objek wisata (foto: Teguh/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM –  Untuk antisipasi terjadinya kerumunan warga saat libur akhir tahun yang rawan melanggar protokol kesehatan Covid-19, Pemkab PPU memutuskan untuk menutup 11 objek wisata.

“Penutupan sudah dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Satpol PP pada Sabtu 26/12 lalu,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Marzani di Penajam, saat di hubungi.

Adapun, 11 objek wisata yang ditutup sementara itu, wisata Pantai Nipah-Nipah, Pantai Amal, Pantai Tanjung Jumlai, Pantai Pejala, Pantai Tanjung Tengah dan Pantai Gelora Api-Api.

Kemudian objek wisata yang lainnya ditutup, Mangrove Kampung Baru, Wisata Waru Tua di Kelurahan Waru, Penangkaran Rusa Api-Api, Wisata Kampung Babulu Laut, dan Objek Wisata Mangrove Mentawir.

Advertisement

Penutupan sejumlah tempat wisata dilakukan berdasarkan dari Surat Edaran Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) Nomor: 300.1/298/Pem, 22 Desember, tentang Pengamanan dan Penyelenggaraan Protokol Kesehatan dalam rangka Libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Jadwal penutupan sementara sesuai surat edaran bupati itu adalah mulai tanggal 24 Desember hingga 31 Desember 2020, kemudian untuk tahun depan adalah tutup pada 1-3 Januari,” jelasnya.

Marzani mengatakan penutupan sementara tempat hiburan dan tempat wisata demi menekan penyebaran COVID-19 dikabupaten PPU, mengingat di PPU pada akhir-akhir ini jumlah masyarakat terkonfirmasi positif cenderung meningkat akibat warga mulai kurang patuh terhadap protokol kesehatan.

Baca Juga  Begini Penerapan Prokes di Bandara Sepinggan Balikpapan

“Agar masyarakat tidak berkerumun pada saat menikmati libur akhir tahun, sehingga dapat menekan angka oenyebaran covid 19 di PPU,” pungkasnya.

Penulis: Teguh

Editor: Amin

Komentar
Advertisement