src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Gubernur Kaltim Isran Noor saat memberikan penghargaan kepada Dandim Tenggarong, karena berhasil membuka kawasan cadangan pangan di Tanjung Batu. (Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Masyarakat Kaltim patut bersyukur miliki lahan cadangan pangan nasional seluas 400 hektare lebih di Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.
Gubernur Kaltim mengatakan hal tersebut saat melihat lokasi lahan cadangan pangan pada Kamis 6 Mei 2021. “Bangga saya, Kaltim punya lahan cadangan pangan garapan Kodim 0906 Tenggarong, ” ucap Gubernur Isran Noor.
Isran menyebut, tidak perlu mengejar target sebagai kawasan cadangan strategis nasional, seperti Kalimantan Tengah atau Sumatera yang ditetapkan Presiden Joko Widodo. Yang terpenting Kaltim sudah punya meski tidak terlalu besar.
“Walau hanya 400 hektare lebih, digarap secara maksimal juga akan memberikan keuntungan bagi Kaltim. Karena selama ini, sebagian pangan seperti beras, cabe dan tomat, didatangkan dari Sulawesi Selatan, ” jelasnya.
Gubernur Kaltim memberikan penghargaan kepada Charles Alling sebagai Dandim yang inovatif di Kaltim.
Pangdam VI Mulawarman Mayjen Heri Wiranto mengungkapkan di hadapkan Gubernur dan Kapolda Kaltim yang hadir di lokasi tersebut, bahwa lahan cadangan pangan yang ada di Tanjung Batu adalah inisiatif dari Dandim Tenggarong Letkol Inf Charles Alling.
Lahan cadangan pangan tersebut menurut Pangdam, sebagai bentuk antisipasi, penanganan dampak pandemi COVID-19 yang berkepanjangan. Terutama jika dalam kondisi tertentu, negara alami krisis pangan.
Program garapan Dandim Tenggarong tersebut memang sangat inovatif. “Penanganan COVID-19 dari hulu dan hilir sudah dipikirkan, termasuk strategi menghadapi krisis pangan,” jelasnya.
Sekda Kukar Sunggono menjabarkan, ada beberapa kawasan yang sudah disiapkan sebagai kawasan cadangan pangan selain di Tanjung Batu. Akan disiapkan di Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Muara Kaman, Sebulu dan Marang Kayu.
“Yang kami khawatirkan, lahan banyak dan luas, akan tetapi tidak ada yang menggarapnya karena Kukar setiap tahun alami krisis petani, ” papar Sunggono.
Sunggono mengakui, sinergitas pengembangan kawasan cadangan pangan akan terus dilakukan bersama Kodim Tenggarong.
“Bisa dipetakan kebutuhan apa di kawasan Tanjung Batu, biar bisa saling koordinasi, mana yang Pemkab Kukar bisa bantu,” ucapnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal