src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Gubernur dan rombongan saat meninjau lokasi ketahanan pangan di Tenggarong Seberang. (foto: ningsih/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor memimpin sidak terkait penerapan PPKM Mikro dan penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) menyambut Idulfitri 1443 Hijriah di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis 6 Mei 2021.
Rombongan berangkat dari halaman Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Samarinda sekira pukul 10.00 WITA. Turut mendampingi, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Heri Wiranto, Kapolda Kaltim Irjen Herry Rudolf Nahak, Danlanal Balikpapan, Danlanud Dhomber Balikpapan, Danrem 0901/ASN.
Selanjutnya rombongan berangkat menuju Kabupaten Kukar dengan melintasi beberapa check point (CP) yang ada di 3 titik, yaitu CP1 berada di Simpang Tiga Patung Lembuswana yang merupakan pos giat penyekatan, CP 2 entry point juga merupakan pos giat penyekatan, CP 3 yang berada di Jalan AP Mangkunegoro yang merupakan pos yustisi.
Gubernur selanjutnya menuju posko RT Sigap, Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu dan bertandang ke SDN 026 Loa Kulu. Rombongan disambut oleh Wakil Bupati Kukar, Dandim 0906/TGR serta Kapolres Kukar. Gubernur juga sempat mendapatkan penjelasan dari Ketua RT 002 tentang operasional posko RT Sigap.
Selanjutnya rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju posko Kampung Tangguh, Desa Sumber Sari dan langsung melakukan peninjauan. Kembali, di lokasi ini Gubernur dan rombongan juga mendapat penjelasan tentang operasional posko Kampung Tangguh oleh Kepala Desa Sumber Sari, Soekarno.
“Alhamdulillah Pak, desa kami mampu bertahan di masa pandemi COVID-19. Di sini mayoritas kegiatan masyarakat adalah bertani, 100 persen petani. Ada juga perkebunan dan peternakan. Desa kami adalah pemasok sumber pertanian, perkebunan dan perikanan. Produk hasil olahan dipasarkan melalui UMKM. Luas desa kami 1.416 hektare,” terangnya.
Isran Noor memberikan apresiasi kepada Desa Sumber Sari dan meminta untuk tetap menjaga daerahnya “bersih” dari COVID-19 serta menjadi salah satu lumbung padi di Kukar.”Ini bagus sekali,” ucapnya.
Rombongan Gubernur selanjutnya menyimak paparan dari Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin tentang kegiatan PPKM Mikro di wilayah Kabupaten Kukar. Acara tersebut juga digelar virtual yang diikuti oleh seluruh FKPD Kabupaten Kutai Kartanegara.
Isran Noor mengapresiasi seluruh Pemerintah Kabupaten Kukar, TNI-POLRI atas kerja kerasnya melaksanakan PPKM.
“Intinya saya atas nama Pemprov menyampaikan terima kasih pada Pemkab yang telah melaksanakan dengan baik pengendalian pembatasan terhadap penyebaran COVID-19 di Kukar. Terima kasih pada tingkat lapangan Kepala Desa, Camat, Kamtibmas yang sudah bekerja luar biasa dan Dandim serta Kapolres,” ucapnya.
Orang nomor satu di Kaltim ini juga menyebut, dirinya sempat menerima laporan adanya kesalahan data angka perkembangan COVID-19 yang terjadi di Kaltim.
“Kecewa Panglima dan Kapolda laporan saat Rakor PPKM hanya 137 kasus saja. Padahal di Kaltim lebih dari 1.500 kasus, jadi ini mungkin laporan yang dipakai masih “kuda makan tembaga” mestinya “kuda makan mentega” itu yang dipakai. Saya waktu itu tidak hadir tapi ada sinyal kenapa ada laporan seperti itu. 137 mungkin maksud nya 1300 sekian. Namanya puasa, makanya begitu, jadi kabur-kabur,” ujarnya.
Terakhir, rombongan Gubernur Kaltim menuju ke kawasan Han Pangan “Desa Sinergi Hijau, Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang.
Di lokasi ini, Gubernur mendapat penjelasan dari Dandim 0906/TGR tentang progres kawasan Han Pangan, dilanjutkan dengan peninjauan static display tentang pupuk organik yang dibuat oleh Kodim 0906/TGR. Acara diakhir dengan penanaman bibit cabai dan penebaran benih ikan lele.
Penulis : Ningsih/Andri