src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Aduh, di Kabupaten Calon IKN Ada SMP Negeri "Tetanggaan' dengan Lokalisasi

Aduh, di Kabupaten Calon IKN Ada SMP Negeri “Tetanggaan’ dengan Lokalisasi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 1 Mei 2021 16:19 345 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kertanegara khawatir dengan keberadaan SMPN 6 Marangkayu yang bersebelahan dengan komplek lokalisasi KM 24 Desa Santan, Kecamatan Marangkayu.

Kondisi tersebut bisa berdampak pada kondusivitas belajar mengajar dan kondisi kejiwaan anak didik di sekolah tersebut.

Disdikbud Kukar merencanakan survei dampak sosial terhadap siswa SMPN 6.
“Habis Idulfitri nanti, kita akan lakukan survei ke sana, ” jelas Kabid SMP Disdikbud Kukar, Hajerin, Jumat 30 April 2021.

Hajerin memastikan, tidak mungkin merelokasi sekolah tersebut karena gedung SMPN 6 Marang Kayu lebih dulu berdiri. Belakangan, muncullah komplek lokalisasi.

Upaya minimal, kata dia, Disdikbud melakukan pencegahan dan meminimalisir agar tidak terjadi dampak negatif terhadap siswa.

“Jarak bersebelahan, beda gang, dengan jarak sekitar 20 meter saja. Tapi kami sudah membangun pagar beton demi pengamanan sekolah, ” jelasnya.

Survei tersebut, menurut Hajerin, akan mengkaji apakah keberadaan komplek mengganggu perkembangan anak, proses belajar mengajar di sekolah serta aspek sosial lainnya.

“Yang bisa dilakukan saat ini, lakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak Kecamatan dan desa agar menjaga situasi yang kondusif, ” paparnya.

Petugas Pemroses Data Rehabilitasi Sosial Dinsos Kukar Afifah menyebut, dalam catatan Dinsos, lokalisasi KM 24 Marang Kayu sudah tutup sejak kebijakan Mensos RI Khofifah. “Lokalisasi KM 24 sudah tutup secara resmi, ” ucapnya.

Jika di lapangan masih ditemukan praktek prostitusi, dia tidak menyangkalnya. Sebab, , ada saja PSK yang menjajakan diri.

Camat dan Kepala Desa juga sudah menyerukan praktek prostitusi di lokalisasi tersebut dihentikan.

“Kita perkirakan, paling banyak sekitar 12 PSK saja yang masih tawarkan prostitusi di sana,” pungkasnya.

Penulis: Andri
Editor: MH amal

LAINNYA
x