src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ini Jenis Penyakit yang Dominan di Masyarakat Kukar

Ini Jenis Penyakit yang Dominan di Masyarakat Kukar

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Feb 2026 22:34 126 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Jenis penyakit paling dominan di Kabupaten Kutai Kartanegara dipengaruhi oleh pola hidup tak sehat. Ini disampaikan Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kukar, dr, J.N Adam.

‎”Penyakit yang dominan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, hipertensi atau darah tinggi dan diabetes,” ucap Adam, Rabu 11 Februari 2026.

‎Terkait ISPA, banyak masyarakat yang meremehkan penyakit yang ditandai gejala batuk berlebihan. Dibiarkan tanpa pengobatan sehingga semakin parah dan mengarah ke TB.
‎‎”Kalau batuk jangan diremehkan. Jika TB, bisa temenyebar dalam satu rumah ,” ujarnya.

‎Penanganan kasus TB yaitu dengan mencari sumber penyebaran dari satu keluarga dalam satu rumah dan ditangani secara intens. Minum obat harus rutin. ‎”Jika disuruh minum obat selama 6 bulan rutin, tapi terputus hanya minum 2 bulan, ya penyembuhan tidak akan tuntas,” ungkapnya.

‎Penyakit hipertensi juga karena pola makan dengan kandungan natrium yang tinggi. Selain itu, pola hidup yang tidak teratur, sering tidur larut malam, serta stres yang berlebihan. ‎”Saat ini, tingkat stres orang sangat tinggi, pulang kerja sore hingga malam, dengan tekanan beban kerja yang menumpuk,” jelasnya.

‎Ditambah lagi aktifitas fisik seperti olahraga minim. Dampaknya serius seperti stroke, serangan jantung, hingga kematian mendadak. ‎”Bahkan hipertensi bisa mengarah ke komplikasi terkena ginjalnya. Boleh dicek, di ruang hemodialisa RSUD AM Parikesit, banyak yang cuci darah imbas hipertensi,” terangnya.

‎Penyakit tertinggi di Kukar selanjutnya adalah diabetes. Ironisnya, penyakit ini sudah menjangkit kalangan anak muda dan pelajar. Lagi- lagi soal pola hidup yang kurang sehat. ‎”Sering konsumsi makanan instan, ngemil, sambil terlena dengan HP-nya, kurang gerak olahraga,” jelas Adam.

‎Adam menekankan, prinsip hidup sehat harus menjadi kesadaran. Jika sejak dini membiasakan pola hidup sehat, maka penyakit degeneratif mudah dicegah. ‎”Atur waktu, jangan kelamaan main medsos, kelola penggunaan hp secara bijak, jangan lupa olahraga agar hidup lebih sehat,” ucap dokter yang pernah menangani pasien khusus diabetes di Puskesmas Rapak Mahang ini.(Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x