src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Iming-iming Kerja di Balikpapan, Tiga Orang Jadi Korban Penipuan

Iming-iming Kerja di Balikpapan, Tiga Orang Jadi Korban Penipuan

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Jul 2026 19:08 25 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA — Polsek Samarinda Ulu menerima tiga laporan terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial DH (29). Terduga pelaku kini telah diamankan dan sedang menjalani proses penyelidikan.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, membenarkan laporan tersebut berasal dari beberapa korban dalam waktu yang berbeda. Ia menyebut, seluruh laporan berkaitan dengan modus yang sama, yakni penawaran pekerjaan di Balikpapan.

“Benar, ada tiga laporan yang kami terima terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh seseorang berinisial DH. Saat ini yang bersangkutan sudah kami amankan di Polsek Samarinda Ulu dan sedang menjalani proses penyelidikan,” ungkapnya, Rabu 29 Juli 2026.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pelaku menawarkan pekerjaan kepada korban dengan memanfaatkan kedekatan hubungan pertemanan. Kebetulan, pelaku sendiri diketahui bekerja di Balikpapan sehingga membuat korban yakin bahwa pekerjaan yang ditawarkan benar-benar ada.

Saat menjalankan aksinya, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban dengan alasan untuk mempercepat proses penerimaan kerja. Permintaan tersebut kemudian dipenuhi korban karena percaya. “Ada pun modus dari pelaku dalam hal ini dia mengiming-iming korban pekerjaan yang berada di Balikpapan. Kebetulan si pelaku juga memang bekerja di Balikpapan, dan kemudian yang menjadi korbannya itu temannya juga,” jelas Asriadi.

Peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu beberapa bulan, mulai April, Juni, hingga Juli. Dari laporan yang masuk, tercatat ada tiga korban yang mengalami kerugian akibat perbuatan tersebut. Terduga pelaku merupakan karyawan aktif di salah satu perusahaan swasta di Balikpapan. Total kerugian yang dialami tiga korban diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta.

“Dia merupakan karyawan aktif di salah satu perusahaan swasta di Balikpapan. Untuk total kerugian dari tiga korban kurang lebih Rp7 juta,” demikian AKP Asriadi. (Retno)

LAINNYA
x