src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dua Pengedar Narkoba Diringkus di Lokasi Berbeda

Dua Pengedar Narkoba Diringkus di Lokasi Berbeda

2 minutes reading
Wednesday, 24 Feb 2021 20:20 276 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dalam satu hari, Jajaran Satreskoba Polresta Samarinda menangkap pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial AF (42) dan AS (35). Masing-masing ditangkap di kawasan Jalan KH Khalid, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, Samarinda, dan Jalan Hasan Basri, Kelurahan Temindung, kecamatan Sungai Pinang, Senin 22 Februari 2021.

Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat. Sekitar pukul 17.00 WITA, polisi melakukan pengamatan di sekitar lokasi tersebut.

Tak perlu menunggu lama, akhirnya pria yang dicurigai pun terlihat sedang mengendarai sepeda motor dan berhenti di depan salah satu hotel. Polisi pun langsung menciduk dan menggeledah badan AF.

“Saat digeledah anggota, di tangan kiri pelaku (AF) terdapat sabu-sabu yang dibungkus dengan tisu, dengan berat 4,3 gram,” ungkap Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskoba Ipda Darwoko, Rabu 24 Februari 2021.

Pada malam harinya, anggota Satreskoba kembali mendapatkan informasi bahwa di salah satu rumah yang berada Jalan Hasan Basri (eks Jalan Merak) Gang 02 Blok D No 15 RT 22, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, sering digunakan untuk melakukan transaksi sabu-sabu.

Kemudian pada pukul 19.30 WITA, polisi pun langsung bergerak melakukan pengamatan dan penggrebekan. Saat polisi masuk kedalam rumah tersebut, AS sedang berada di dalam kamar. “Dari penggeledahan tersebut, kami menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,23 gram di atas meja kamar. Di bawah meja, seberat 10,50 gram di dalam kantong plastik warna biru,” papar Darwoko.

Selain sabu-sabu, barang bukti lainnya seperti dua sendok penakar, tiga bendel klip plastik, serta dua unit HP lipat dan dua timbangan digital dan uang tunai sebesar Rp200 ribu.

Iptu Darwoko juga mengatakan, dari pengakuannya, AS mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Amben. “Ngakunya dia dapat barangnya dari orang benama Amben, melalui komunikasi telepon. Kami masih  melakukan pengembangan, terkait dengan asal barang dari Amben ini. Karena komunikasi yang mereka lakukan menggunakan private number,” kata Darwoko.

Penulis: Riski

Editor: MH Amal

LAINNYA
x