29.2 C
Samarinda
Wednesday, December 8, 2021

Ketua DPRD Kukar Dukung Film Perisai Mahakam Jadi Ajang Promosi Daerah

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid sangat mendukung hadirnya film Perisai Mahakam garapan Anggota DPRD Kukar dapil Tenggarong, Ahmad Zulfiansyah yang juga Ketua PPP Kukar. Rasid beralasan, di dalam film ini banyak mengangkat destinasi wisata di beberapa kecamatan dan diisi juga ada film action.

Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid sangat menyambut baik film ini karena bertujuan untuk mengangkat budaya daerah dan menggunakan dialog bahasa asli daerah Kutai.

“Tentu sangat kita sambut baik karena mengangkat kearifan lokal asli kita,” pesan Rasid.

Yang bikin bangga Rasid lagi, pembuatan film langsung dari beberapa lokasi khas seperti Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun disana ada acara cerau (erau kecil) dan kuangkai (penguburan adat dayak), lanjut Desa Muara Enggelam untuk mengangkat budaya masyarakat nelayan di Kecamatan Muara Wis.

Selain itu juga, film ini mampu mengangkat perekonomian masyarakat dengan menampilkan olahan kuliner khas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) seperti pembuatan kerupuk ikan, pembuatan ikan salai, pija dan para pemain film juga bekerja sama dengan mahasiswa yang menyelesaikan studi akhir Kukar.

“Ini film sudah lengkap, sangat pas jadi ajang promosi daerah,” ungkapnya.

Penggagas film, Ahmad Zulfiansyah memastikan, film perisai mahakam akan diputar perdana pada Desember 2021 ini, yang direncanakan pemutaran di Kecamatan Muara Wis dan Tenggarong.

“Muatan film tersebut, didominasi unsur kebudayaan Kutai, walau terkadang diselinggi aksi unjuk bela diri,” sebutnya.

Zulfiansyah menambahkan, Selasa 16 November 2021, dilaksanakan promo pemutaran perdana di pelajar SMPN 1 Tenggarong, sehingga nantinya, para pelajar bisa menyebarkannya di Medsos.

“Harapannya, nanti banyak yang akan menonton film ini, hasil murni pengarapan orang Kukar, untuk aktornya juga semuanya orang Kukar. Bahasa di film perisai mahakam menggunakan 80 persen bahasa Kutai Hulu dan 20 persen bahasa Kutai Tenggarong,” pungkasnya. (ADV)

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU