src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ikan di RI Ini Punya Kandungan Omega 3 Tertinggi, Salmon Kalah

Ikan di RI Ini Punya Kandungan Omega 3 Tertinggi, Salmon Kalah

3 minutes reading
Monday, 2 Feb 2026 14:27 108 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Selama ini salmon dikenal luas sebagai sumber asam lemak omega-3 terbaik. Namun, fakta terbaru menunjukkan bahwa ikan lokal Indonesia justru memiliki kandungan yang lebih tinggi. Ikan sidat omega-3 disebut sebagai salah satu sumber asam lemak esensial dengan nilai gizi unggulan.

Dilansir dari CNN Indonesia , peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Gadis Sri Haryani mengungkapkan bahwa ikan sidat omega-3 memiliki kandungan tertinggi dibandingkan salmon maupun ikan gabus. Temuan tersebut disampaikan dalam sebuah seminar yang membahas potensi gizi ikan lokal.

Gadis menyebut bahwa persepsi masyarakat selama ini cenderung menganggap salmon sebagai sumber omega-3 terbaik. Padahal, berdasarkan hasil penelitian, ikan sidat omega-3 justru menempati posisi teratas dari sisi kandungan asam lemak esensial. Hal ini membuka peluang besar untuk mengoptimalkan konsumsi ikan lokal sebagai sumber nutrisi.

Asam lemak omega-3 sendiri merupakan lemak tak jenuh ganda yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Omega-3 diketahui membantu menjaga fungsi jantung, mendukung kesehatan otak, serta berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Karena tubuh manusia tidak mampu memproduksi omega-3 dalam jumlah yang cukup, asupan dari makanan menjadi sangat penting.

Sejumlah penelitian yang dikutip dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa konsumsi omega-3 dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, hingga Alzheimer. Dengan kandungan yang tinggi, ikan sidat omega-3 dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber nutrisi pencegah penyakit degeneratif.

Baik ikan sidat maupun salmon sama-sama mengandung omega-3, tetapi memiliki perbedaan komposisi gizi. Beberapa riset di Asia menemukan bahwa ikan sidat omega-3 memiliki total DHA dan EPA yang lebih tinggi. Namun, penelitian lain juga mencatat bahwa salmon unggul dalam kandungan lemak tak jenuh ganda tertentu.

Dari sisi mikronutrien, ikan sidat omega-3 tercatat memiliki kandungan vitamin A dan zinc yang lebih tinggi dibanding salmon. Bahkan, konsumsi ikan sidat dapat memenuhi kebutuhan vitamin A harian dengan jumlah sekitar 71 persen lebih tinggi dibandingkan salmon.

Selain itu, ikan sidat omega-3 juga diketahui mengandung kalsium dan zat besi dalam jumlah yang lebih besar. Kandungan ini menjadikan ikan sidat tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan jantung, tetapi juga penting untuk kesehatan tulang dan pembentukan sel darah merah.

Sementara itu, salmon memiliki keunggulan pada kandungan selenium dan vitamin B. Nutrisi tersebut berperan penting dalam metabolisme energi serta menjaga fungsi sistem saraf. Meski demikian, secara total kandungan asam lemak esensial, ikan sidat omega-3 tetap menempati posisi unggul.

Hal yang perlu menjadi perhatian adalah kadar kolesterol. Dalam 100 gram salmon, kandungan kolesterol tercatat sekitar 63 miligram. Sementara pada porsi yang sama, ikan sidat omega-3 mengandung kolesterol sekitar 161 miligram. Oleh karena itu, konsumsi ikan sidat tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing individu.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x