src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Herman A Hasan. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kalimantan Timur telah berganti kepengurusan. Nakhoda sebelumnya Rulli Julianto kini digantikan Herman A Hasan.
Hal tersebut diketahui setelah keluarnya SK PP GPK dengan nomor 013/SK.PP.GPK/W/X/2022 tentang perubahan susunan kepengurusan wilayah GPK Kaltim periode 2022-2027 yang ditandatangani Plt Ketua Umum GPK Imam Fauzan Amir Uskara dan Sekjend GPK, M. Tobahul Aftoni.
Ketika dihubungi via telpon, Ketua PW GPK Kaltim, Herman A Hasan membenarkan perihal terbitnya SK PP GPK mengenai kepengurusan baru GPK di bawah komandonya.
Herman yang juga Sekretaris Wilayah (Sekwil) Gerakan Pemuda Ansor Kaltim ini menjelaskan bahwa GPK Kaltim telah memiliki formasi kepengurusan baru dengan berbagai latar belakang profesi anggotanya.
“Iya, SK GPK Kaltim yang baru sudah diterbitkan PP GPK. Kita tentu mendapatkan tugas yang cukup berat karena harus segera melakukan pembenahan dan konsolidasi GPK se-Kaltim. Akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait eksistensi GPK di daerah-daerah kabupaten dan kota se Kaltim,”ujarnya.
Lebih jauh Herman mengatakan, sebagai badan otonom (Banom) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), maka GPK akan fokus melakukan kerja- kerja elektoral guna menyiapkan PPP menghadapi Pemilu 2024.
“Harapannya tentu GPK bisa lebih mengoptimalkan kerja-kerja elektoral menghadapi Pemilu 2024. Membantu PPP mendapatkan simpati dari umat Islam dan masyarakat pada umumnya agar turut mendukung PPP memenangkan kontestasi politik mendatang,” harap dosen UIN Sultan Adji Muhammad Idris Samarinda ini.
Ditegaskan Herman, menyikapi polemik adanya upaya MLB GPK di Jakarta, pihaknya menolak segala upaya pihak yang ingin memecah belah kesolidan GPK di bawah duet kepemimpinan Plt Ketua Umum Imam Fauzan dan Sekjend M. Tobahul Aftoni.
“Kami dengan tegas menolak upaya yang tidak prosedural secara organisasi yang kemudian mengatasnamakan GPK. Hanya ada satu GPK yakni dibawah kepemimpinan Plt Ketuam Imam Fauzan dan Sekjend Muhammad Tobahul Aftoni,”pungkasnya. (*/)