30.9 C
Samarinda
Thursday, May 13, 2021

Diduga Depresi Pascabercerai, Ayah 3 Anak Gantung Diri

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Diduga depresi pascabercerai dengan sang istri, seorang pria nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Peristiwa tersebut terjadi Minggu 30 Agustus 2020. Korban diketahui bernama H Rony Fathurrahman (42), warga Jalan Tarmidi RT 12, Kelurahan Sungai Pinang Luar.

Saat ditemukan, tubuh bapak 3 anak ini dalam posisi tergantung dengan seutas tali nilon jemuran berwarna biru yang disambung dengan ikat pinggang, diikat ke atas plafon.

Tak jauh dari tubuh korban, ada sebuah kursi berwarna hitam. Jasadnya menggantung persis di samping tangga di lantai 2 ruko milik orangtuanya sekira pukul 09.30 WITA.

Kapolsek Samarinda Kota AKP Aldy Harjasatya membenarkan peristiwa tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan dari Tim Inafis Polresta Samarinda tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Baca Juga  Andi Harun-Rusmadi Wongso Terima Dukungan Resmi PDIP

“Saat dicek tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Mengenai pasti penyebab kejadian, kami masih meminta keterangan dari saksi-saksi,” ucapnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa tali yang dipakai korban saat gantung diri, kursi dan foto keluarga.

Baca Juga  Partisipasi Pemilih Kaltim Meningkat Jadi 52 Persen, Tak Capai Target Kemendagri

Jasad korban sendiri sudah dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk divisum.

Sementara itu, salah seorang kakak perempuan korban yang namanya enggan diwartakan mengungkapkan, sudah setahun lalu korban bercerai dengan istrinya.

Pascaperceraian tersebut korban tinggal di ruko milik ayahnya (TKP) seorang diri. Tiga orang anaknya memilih ikut bersama sang ibu.

“Dia depresi setelah bercerai dengan istrinya setahun lalu. Anaknya 3 orang dan tinggal sama istrinya,” katanya.

Penulis : Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar