src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Selama 2 Hari Angka COVID-19 di Kaltim Melonjak

Selama 2 Hari Angka COVID-19 di Kaltim Melonjak

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Jun 2021 11:00 209 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dua hari berturut-turut angka kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru di Kaltim melonjak lebih dari 100 kasus per hari.

Berdasarkan data infografis COVID-19 Kaltim yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim per 17 Juni 2021 mencatat, ada 177 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru, 2 kasus meninggal, 116 kasus dirawat dan 59 kasus sembuh. 8 kabupaten/kota berada pada zona merah, 1 kabupaten zona orange dan 1 kabupaten masuk zona kuning.

Sementara, data infografis COVID-19 yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim tanggal 16 Juni 2021 mencatat, sebanyak 145 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru, 1 kasus meninggal, 62 kasus dirawat dan 82 kasus sembuh.

Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ini memunculkan kekhawatiran masyarakat, lantaran Kementrian Kesehatan RI telah mengeluarkan rilis pada tanggal 6 Juni 2021 lalu, yang mana 12 daerah di Indonesia yang terinfeksi virus varian baru COVID-19, yang salah satunya adalah Kalimantan Timur.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kaltim Andi M Ishak sendiri membenarkan masuknya virus baru COVID-19 di Kaltim. Untuk itu, dirinya mengingatkan pentingnya untuk menerapkan protokol kesehatan di seluruh lapisan masyarakat.

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk mengantisipasi meluasnya penularan virus COVID-19 di tengah masyarakat, penerapan PPKM Mikro terus digencarkan, bahkan sampai di tingkat lingkungan terkecil di tingkat RT. Selain itu, pendataan bagi para pendatang luar Kaltim lebih ditingkatkan.

“PPKM Mikro di wilayah terkecil RT dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, terutama bagi saudara dan pendatang yang baru datang dari luar daerah untuk dikarantina selama 5 hari, sebelum berinteraksi lebih jauh dengan yang lain jika tidak ada gejala yang muncul,” katanya.

Penulis : Ningsih

LAINNYA
x