src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kades Bunga Jadi, Inna Ismiyati.(Sumber : Istimewa/Insitekaltim) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Desa Bunga Jadi berpeluang besar jadi ibu kota kecamatan Muara Kaman Darat, pemekaran dari kecamatan induk Muara Kaman. Ini berdasarkan fakta-fakta di lapangan.
Menurut Kades Bunga Jadi, Inna Ismiati, desanya tetap calon kuat ibu kota. “Tidak akan berubah, tetap desa kami yang jadi ibu kota Kecamatan Muara Kaman Darat,” tegas Ismi, Kamis 26 Februari 2026 usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kukar terkait pemekaran Kecamatan Muara Kaman, tiga hari yang lalu..
Beberapa alasan yang diutarakan Ismi. Pertama, berdasarkan kajian akademis oleh Badan Riset Inovasi Daerah(BRIDA) Kukar, paling layak adalah Desa Bunga Jadi, bukan Desa Sedulang. “Kalau harus dilakukan kajian ilmiah kembali, butuh anggaran lagi. Kajian dari Brida sudah disepakati bersama,” rincinya.
Kedua, sudah dilakukan voting penetapan calon ibu kota di kantor kecamatan Muara Kaman sekitar empat tahun lalu saat era Camat Muara Kaman Surya Agus. Pemberi hak suara bukan hanya Kades yang masuk 10 desa wilayah pemekaran, juga anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD). “Hasil voting, suara terbanyak pilihan ibu kota di Bunga Jadi,” jelasnya.
Alasan ketiga, infrastruktur pembangunan dan penunjang calon ibu kota kecamatan sudah sangat siap di wilayah Bunga Jadi. “Dari segi Infrastruktur pendukung, kami sudah sangat siap,” tegasnya.
Jika Desa Sedulang tidak mau bergabung, maka ada desa alternatif pengganti. Terlebih lagi, untuk menuju Desa Sedulang, jaraknya sangat jauh dengan desa-desa yang ada di darat poros Muara Kaman. Dibutuhkan waktu tempuh sekitar 3 jam. “Kalau Sedulang tidak bisa bergabung, kami akan koordinasi ke Desa Benua Puhun untuk bergabung di kecamatan Muara Kaman Darat,” ungkapnya.
Kades Sedulang Feriansyah punya alasan tersendiri. Sedulang merupakan desa tertua dari 10 desa pendukung pemekaran. Infrastruktur jalan menuju desanya memang memprihatinkan. Sedangkan jalur poros menuju Desa Bunga Jadi sudah bagus.
“Jika kami jadi ibu kota kecamatan, maka porsi pembangunan akan lebih besar ke desa kami. Kasihan bagi warga kami yang butuh pelayanan dasar yang memadai harus keluar Sedulang dengan perjalanan jauh,” ucap Feriansyah saat RDP.
Camat Muara Kaman Nadi Baswan menjelaskan, Desa Bunga Jadi paling siap menjadi ibu kota kecamatan jika berdasarkan kajian Brida Kukar. “Hanya Desa Sedulang yang belum sepakat. Bunga Jadi lebih siap dari infrastruktur dan aksesibilitas antardesa dalam wilayah kecamatan,” ungkapnya.
Salah satu warganet di akun Facebooknya, Joko Umbaran, mengatakan tujuan pemekaran membuat daerah maju dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat. “Ibu kota kecamatan yang pas tentu yang posisinya strategis, mudah diakses dari mana-mana,” sebutnya.(Andri)