src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Butuh Waktu Berjam-jam ke Rumah Sakit, Warga Enggelam Terbantu dengan FPMS

Butuh Waktu Berjam-jam ke Rumah Sakit, Warga Enggelam Terbantu dengan FPMS

2 minutes reading
Thursday, 27 Jul 2023 01:04 521 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kelanjutan Program Forum Peduli Masyarakat Sehat (FPMS) Desa Muara Enggelam Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara dirasakan manfaatnya oleh warga. Program tersebut menjadi solusi saat warga butuh bantuan transportasi untuk mendapatkan layanan kesehatan. Forum ini dibentuk dan digagas oleh mantan Kades Muara Enggelam, Jauhar.

“Jarak fasilitas kesehatan dari Desa Muara Enggelam sangat jauh dan memakan biaya yang lumayan,” ucap anggota FPMS, Ramsyah, Rabu 26 Juli 2023 kepada Headlinekaltim.co.

Bantuan transportasi menuju fasilitas kesehatan bagi anggota FPMS ini bervariasi besarannya tergantung jarak dari desa ke Puskesmas Induk terdekat, atau RSUD Dayaku Raja Kota Bangun, RSUD AM Parekesit Tenggarong Seberang hingga RSUD AWS Samarinda.

Dengan moda transportasi sungai dari Muara Enggelam ke RSUD Kota Bangun membutuhkan waktu sampai 2,5 jam. Sedangkan menuju menuju RSUD AM Parikesit sekitar 4-5 jam, dan butuh 6 jam menuju RSUD AWS Samarinda. Pasien membutuhkan biaya transportasi yang lumayan besar.

“Besaran bantuan dari Rp 100.000 sampai Rp 1.000.000,” sebutnya.

Ramsyah yang juga Kepala Puskesmas Muara Wis ini bercerita, pernah ada kasus masyarakat yang sakit keras, tapi tidak dibawa keluarganya ke RSUD. Padahal, yang bersangkutan memiliki jaminan BPJS Kesehatan.

“Pas kami tanya, alasannya tidak bawa ke RS karena tidak miliki biaya transport ke RS,” ungkapnya.

Ramsyah mempertegas, bantuan transportasi hanya diberikan bagi anggota FPMS dengan membayar iuran Rp 10.000 per KK etiap bulannya. Total anggota FPMS Muara Enggelam mencapai 160 orang lebih.

“Yang menjadi anggota FPMS ada juga dari luar Desa Muara Enggelam. Mudah-mudahan semakin banyak yang menjadi anggota FPMS karena manfaatnya sangat membantu mewujudkan masyarakat sehat,” tuturnya.(Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x