src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Potensi PAD dari Limbah B3 di Samarinda Capai Rp 7 Miliar Per Tahun, Samri: Ini Harus Kita Sambut

Potensi PAD dari Limbah B3 di Samarinda Capai Rp 7 Miliar Per Tahun, Samri: Ini Harus Kita Sambut

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Jul 2021 09:29 426 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Samarinda, Kamis 15 Juli 2021.

Ketua Pansus limbah B3, Samri Shaputra mengatakan rapat digelar guna membahas peningkatan Pendapatan Aset Daerah (PAD) dalam pengolahan limbah B3 di Samarinda. Dan pihaknya meminta agar OPD terkait menggali informasi bahwa area mana saja yang bisa dimasukan dalam rancangan Raperda ini.

“Saat ini kami sedang merancang tentang Raperda Limbah B3. Bahkan kami meminta usulan kepada OPD apa saja yang bisa dimasukan dalam raperda ini,” ungkap Samri saat ditemui usai memimpin rapat tersebut.

Disinggung masalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam limbah B3, Samri menjelaskan bahwa potensi peningkatan PAD melalui limbah B3 ini sangat besar. Dalam pengolahan limbah di Samarinda sekitar 70% sudah bisa mendapatkan 12 miliar per tahun.

“Jadi ini kan merupakan salah satu potensi yang harus kita sambut, Ini baru limbah dari satu sisi, Kalau sampai limbah industri bayangkan berapa naiknya PAD Kota Samarinda dari pengolahan limbah B3,” jelasnya.

“Apalagi Samarinda akan mendapatkan bantuan dari alat pengolahan limbah langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup,” sambungnya.

Kendati itu, Politisi dari Fraksi PKS menambahkan pihaknya juga akan menggelar rapat bersama para perkumpulan pengusaha, dan Asosiasi dalam pengolahan limbah B3.

“Iya nanti kami akan kembali atur jadwal untuk rapat membahas masalah pengolahan limbah B3,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Riski

LAINNYA
x