src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Borneo FC Kerja Sama Unmul Kembangkan Sarana Olahraga Kampus

Borneo FC Kerja Sama Unmul Kembangkan Sarana Olahraga Kampus

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Feb 2023 17:02 492 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Klub sepak bola Borneo FC Samarinda melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan dengan Universitas Mulawarman pada Jumat 3 Februari 2023.

Memorandum of Understanding (MoU) soal pengembangan SDM dan pemanfaatan aset itu dilaksanakan di Hotel Puri Senyiur Samarinda, dihadiri langsung oleh Presiden klub, Nabil Husein Said Amin, dan Chief Operating Officer (COO) Borneo FC Samarinda, Ponaryo Astaman.

Dari pihak Unmul Samarinda, dihadiri oleh Rektor Unmul Dr Abdunnur, dan para wakil Rektor serta pejabat Unmul lainnya.

Kepada awak media, Presiden Klub Borneo FC, Nabil Husein Said Amin mengatakan pihaknya bekerjasama untuk fasilitas – fasilitas olahraga yang ada di Unmul.

“Ini yang kita kerjasamakan, kembangkan untuk the next generations atlet-atlet di Kalimantan Timur, ini bisa bermanfaat semuanya,” ungkapnya.

Selain itu, Nabil sapaan karibnya menjelaskan kerja sama ini tidak hanya terfokus ke cabang olahraga (Cabor) sepakbola saja, tapi juga akan merambat ke Cabor lainnya yang ada di Kampus Unmul.

“Borneo FC ini juga akan ada di Cabor lain tidak hanya di sepakbola, mungkin di basket, futsal, tenis. Apa ajalah,” jelasnya.

Ponaryo Astaman menambahkan aset di Unmul sangat banyak. Namun sarana prasarana harus bisa di-upgrade

Adapun untuk melakukan upgrade tersebut, sebut mantan pemain Timnas Indonesia itu juga diperlukannya dukungan, baik itu secara struktural maupun finansial.

“Tentunya dari situ sistemnya akan dikreasikan, agar aset yang ada di sana seperti futsal, tenis, basket terutamanya sepakbola itu bisa kita upgrade,” tambahnya.

“Supaya nantinya bisa dimanfaatkan secara maksimal sesuai standar yang dinginkan,” sambungnya.

Ditanya lebih lanjut terkait jangka waktu kerjasama ini, mantan gelandang tim nasional (timnas) Indonesia itu menyebut cukup panjang.

“Panjang pastinya, itukan ada mekanisme perhitungannya. Olahraga itukan pembinaan, pembinaan tidak dilaksanakan dengan waktu cepat,” pungkasnya.

Penulis: Riski

LAINNYA
x