src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Personel Pos SAR Samarinda memasuki gorong-gorong mencari korban yang diduga terseret arus banjir. (ist/Basarnas)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Hujan berintensitas tinggi melanda Kota Samarinda dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah titik pada Kamis, 29 Agustus 2024. Bahkan, banjir kali ini memakan korban. Seorang bocah hilang, diduga terseret arus banjir sekitar pukul 16.45 WITA di Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang.
Bocah perempuan bernama Marwah ini sedang bermain bersama kakaknya di depan rumah mereka yang terletak di Jl. DI. Panjaitan. Tiba-tiba, Marwah tak terlihat oleh kakaknya dan diduga terseret arus saluran pembuangan air yang meluap akibat hujan deras.
Sekitar pukul 17.15 WITA, laporan masuk ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan. Petugas dari Pos SAR Samarinda langsung bergerak ke lokasi kejadian yang berjarak 6,6 kilometer.
Operasi pencarian korban dibantu petugas BPBD Samarinda, Polsek Samarinda Kota, relawan dari Kota Samarinda, serta keluarga korban dan masyarakat setempat. “Korban hingga kini masih dalam pencarian,” kata Kepala KPP Balikpapan Dody Setiawan dalam keterangan yang diterima media ini. (editor: Huldi Amal)
sumber: Basarnas Kaltim
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim