22.7 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Suplemennya Setengah Karung Ampas Tahu, Sapi Kurban Jokowi Hampir 1 Ton

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah membeli satu ekor sapi jenis Limosin berbobot hampir satu ton seharga 75 juta. Sapi jantan dibeli dari seorang peternak bernama Subroto, warga Jalan Belimau, Lempake, Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Sapi tersebut disumbangkan kepada Pemprov Kalimantan Timur untuk disembelih pada hari raya Iduladha 1441 Hijriah. “Sapi milik kami ini beratnya 968 kilogram, hampir satu ton. Saya sangat senang sekali, sapi milik saya dibeli Bapak Presiden Jokowi. Kami mengucapkan terima kasih,” katanya saat ditemui¬† Rabu 29 JUli 2020 di lokasi peternakannya di Lempake.

Menurut Subroto, sapi yang dibeli Presiden Jokowi ini berusia enam tahun. Dia sudah merawat sapi tersebut selama empat tahun.

Setiap hari, bapak berusia 50 tahun ini memberikan makan ampas tahu dan rumput untuk sapi-sapinya. Termasuk sapi yang dibeli Presiden Jokowi.

“Sapi ini saya pelihara sejak empat tahun lalu. Waktu itu saya beli seharga 40 juta dari peternak lain. Saya rawat sebaik mungkin. Mulai membersihkan sapi, memberi makan ampas tahu dan rumput yang banyak tumbuh di sekitar lokasi rumah sendiri,” katanya.

Subroto memiliki 46 ekor sapi, termasuk sapi yang dibeli Jokowi. Sapi-sapi tersebut biasa diberi makan ampas tahu dan rumput. Dalam sehari, ia harus menyediakan paling sedikit enam karung ukuran besar ampas tahu.

Khusus untuk sapi Jokowi, minimal sehari ia memberi makan setengah karung ampas tahu.  Tidak sulit bagi Subroto untuk mendapatkan ampas tahu. Di sekitar peternakannya di kawasan Lempake, memang banyak pabrik tahu.

“Setiap hari saya beli enam karung ampas tahu. Di sekitar sini (lokasi peternakan, red) banyak pabrik tahu. Untuk satu karung ampas tahu saya beli seharga Rp 20 ribu. Sapi-sapi saya hanya makan ampas tahu dan rumput, tapi kadang kalau nafsu makannya turun, baru saya kasih vitamin,” kata dia.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim, Dadang Sudarya mengatakan, setiap tahun pihaknya diminta oleh tim Kepresidenan untuk mencari dan membeli hewan kurban.

“Tentunya sapi yang dibeli ini sesuai standar dan berat yang telah ditentukan tim Kepresidenan. Selanjutnya sapi tersebut akan diserahkan ke panitia kurban di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda,” katanya.

Penulis: Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar